Jakarta-BNI.co.id
Menjelang pelaksanaan Musyawarah Besar (Mubes) XXI Pengurus Pusat Taman Iskandar Muda (TIM) yang akan digelar pada Sabtu, 22 Agustus 2026, Ketua Dewan Penasehat PP TIM, Dr. Ir. Surya Darma, MBA., menyampaikan pernyataan menyejukkan yang mengajak seluruh komponen organisasi kembali ke niat suci dan dasar pendirian organisasi yang kini telah berusia 76 tahun.
Mengenang Pendiri dan Khittah 1950
Dr. Surya Darma membuka pernyataannya dengan mengingatkan kembali akar sejarah berdirinya TIM. Organisasi ini lahir pada 24 Agustus 1950, didirikan oleh para tokoh sepuh seperti Almarhum Tjek Mat Rahmany, Ismail Hasan Metareum, Hadi Thayeb, dan para senior lainnya — dengan niat yang sangat mulia.
“Di usia ke-76 tahun ini, TIM telah tumbuh menjadi organisasi kedaerahan tertua di Indonesia yang tetap aktif, eksis, dan menjadi panutan. Menjelang Mubes XXI, mari kita kembalikan TIM pada khittah kelahirannya: wadah yang guyub, penuh kekeluargaan, dan berlandaskan silaturrahmi yang kokoh.”
Mengurus Masyarakat Sebagai Ladang Ibadah
Poin kedua yang ditekankan adalah semangat pengabdian yang tulus dan bersih dari kepentingan pribadi.
“Mengabdi dan mengurus masyarakat perantauan Aceh adalah bentuk ibadah yang suci. Tugas ini harus kita jalankan dengan cara-cara yang halal, ikhlas, dan bermartabat, jauh dari semangat kompetisi yang menghalalkan segala cara.”
Ia berharap seluruh prosedur dan dinamika Mubes XXI dijalani dengan hati yang tenang dan niat yang bersih, semata-mata demi kemaslahatan bersama.
Kepemimpinan yang Bermartabat dan Beradab
TIM yang telah menjadi panutan tentu memerlukan pemimpin yang tidak hanya mampu, tetapi juga berakhlak mulia.
“Melalui Mubes XXI ini, kita berharap TIM melahirkan kepemimpinan yang beradab dan menjadi pengayom sejati. Pemimpin yang mampu menjadi pelindung bagi yang lemah, menaruh hormat dan tazim kepada yang lebih tua, menjadi kawan sepadan bagi yang setara, serta menjadi penunjuk jalan yang bijak bagi generasi muda.”
Dr. Surya Darma menegaskan, TIM harus terus menjadi referensi ideal pengelolaan organisasi perantauan di Indonesia.
Merawat Warisan, Menginspirasi Masa Depan
Dari Jakarta hingga ke seluruh pelosok Nusantara, TIM telah menjadi rumah besar warga perantau Aceh. Maka, warisan luhur para pendiri wajib dijaga dan diteruskan.
“Mari kita jaga warisan luhur para pendiri ini agar tetap menjadi sumber inspirasi bagi masa depan. Selamat bermusyawarah dalam Mubes XXI Taman Iskandar Muda. Semoga Allah SWT memberkahi setiap langkah dan niat baik kita untuk kebaikan organisasi dan seluruh masyarakat Aceh.”
Pernyataan Ketua Dewan Penasehat ini menjadi pesan penting sekaligus doa menjelang pelaksanaan Mubes XXI. Semoga seluruh proses berjalan dengan penuh kebersamaan, hikmat, dan menghasilkan kepemimpinan yang membawa TIM semakin maju.
Penulis: Dr. Ir. Surya Darma, MBA.
Sumber: Lembaga Eksekutif Pers (LEP)











