Jakarta-BNI.co.id

Ketegangan masih menyelimuti kawasan Jalan Palmerah Utara, Jakarta Barat, hingga Kamis (27/8/2026) malam. Kepolisian terus berupaya membubarkan massa yang berkumpul di lokasi, dan hingga pukul 22.25 WIB, aparat keamanan tercatat telah lima kali menembakkan gas air mata ke arah barisan massa.

Berdasarkan pantauan langsung awak media di lokasi pada pukul 22.25 WIB, suasana di kawasan Palmerah Utara masih berlangsung tegang. Massa yang menolak membubarkan diri tetap bertahan di jalan raya, sementara pihak kepolisian terus melakukan upaya persuasif maupun tindakan tegas untuk mengosongkan jalan dan memulangkan peserta aksi.

Hingga pukul 22.25 WIB, setidaknya polisi telah lima kali menembakkan gas air mata ke arah massa dalam upaya membubarkan kerumunan.

Asap gas air mata terlihat membumbung tinggi di sepanjang jalan, membuat suasana semakin gelap dan pengap.

Beberapa warga di sekitar lokasi terpaksa menutup pintu dan jendela rumah mereka guna menghindari paparan gas yang menyebabkan iritasi mata dan sesak napas.

Akibat berkumpulnya massa dan penanganan kepolisian, arus lalu lintas di Jalan Palmerah Utara dan jalan-jalan penghubung di sekitarnya terhenti total. Kendaraan dari berbagai arah terpaksa berputar balik atau mencari jalur alternatif.

Kemacetan memanjang terjadi hingga ke titik-titik persimpangan terdekat, merugikan pengendara yang hendak melintas.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait alasan lengkap berkumpulnya massa, jumlah peserta aksi, maupun data mengenai adanya korban luka atau penangkapan. Situasi di lapangan dinamis dan terus berubah, dengan ketegangan yang masih belum mereda.

Awak media di lokasi terus memantau perkembangan situasi setiap saat. Masyarakat diimbau untuk menghindari kawasan Jalan Palmerah Utara dan sekitarnya hingga keadaan benar-benar kondusif.

Kita tunggu informasi resmi dari pihak berwenang mengenai latar belakang aksi ini, jumlah korban, serta langkah selanjutnya yang akan diambil aparat keamanan.

Bagikan :