Luwu Utara-BNI.co.id
Kepala Bidang PUTRPKP2 Kabupaten Luwu Utara, Marsuki, ST, memastikan pembangunan badan jalan dan bangunan bawah jembatan gantung menuju Desa Minanga, Kecamatan Rongkong akan tetap dilanjutkan hingga tuntas, menyusul sorotan masyarakat terkait aktivitas yang sempat terhenti beberapa pekan terakhir.
Saat ditemui awak media BNI.co.id di ruang kerjanya, Kamis (30/7/2026) hingga berita ini diterbitkan, Marzuki menjelaskan bahwa pembukaan badan jalan sejauh ini telah terealisasi sepanjang 3.600 meter.
Kendati demikian, sejumlah titik memiliki kondisi tanah labil yang kerap memicu longsoran dan menghambat pengiriman material jembatan, namun alat berat tetap ditempatkan di lokasi mengingat pekerjaan masih akan dilanjutkan.
Seluruh bahan material struktur jembatan seperti pondasi tiang beton juga sudah tersedia di lokasi.
Kendala lain yang sempat menghentikan sementara pekerjaan adalah sulitnya memperoleh pasokan bahan bakar minyak di SPBU setempat akibat antrean kendaraan yang sangat padat.
Namun sejak 29 Juli 2026, pihaknya telah kembali mengerahkan alat berat untuk membersihkan material longsoran.
“Pembersihan longsoran sudah kami mulai, itulah alasan alat berat tetap berada di lokasi.
“Saya menyadari anggaran yang tersedia terbatas, namun kami berkomitmen tetap menuntaskan pekerjaan ini sampai selesai,ujar Marsuki.
Proyek ini dibiayai melalui dana hibah Gubernur Sulawesi Selatan sebesar Rp500 juta.
Sementara itu, tokoh masyarakat Desa Minanga, Edison berharap kepada pemerintah pemerintah terkait untuk memaksimalkan pelaksanaan pekerjaan ini agar warga segera dapat menikmati akses penghubung desa yang lebih baik.






