Tanjung Jabung Timur, 31 Juli 2026 – Sebagai bentuk komitmen dalam menjaga kelestarian lingkungan serta mendukung upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), PTPN IV Regional 4 Unit Lagan menggelar kegiatan Sosialisasi dan Peragaan Pencegahan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) yang dilaksanakan di lapangan depan Kantor PTPN IV Regional 4 Unit Lagan, Kecamatan Geragai, Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Provinsi Jambi.

Kegiatan ini menghadirkan Tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tanjung Jabung Timur sebagai narasumber sekaligus instruktur yang memberikan edukasi serta memperagakan secara langsung teknik penanganan awal apabila terjadi kebakaran hutan dan lahan. Peragaan dilakukan menggunakan berbagai peralatan pemadaman yang biasa digunakan dalam penanganan Karhutla sehingga peserta dapat memahami prosedur yang benar saat menghadapi kondisi darurat di lapangan.

Sosialisasi tersebut dihadiri oleh Manager PTPN IV Regional 4 Unit Lagan beserta jajaran staf, para asisten, serta karyawan dan karyawati PTPN IV Unit Lagan. Selain itu, kegiatan juga melibatkan unsur masyarakat dari tiga desa yang berada di sekitar wilayah operasional perusahaan, yakni Desa Sei Tawar, Desa Lagan Tengah, dan Desa Merbau. Masing-masing desa mengirimkan 10 orang perwakilan masyarakat yang didampingi oleh perangkat pemerintah desa sebagai bentuk sinergi antara perusahaan, pemerintah desa, dan masyarakat dalam upaya pencegahan Karhutla.

Dalam sambutannya, Manager PTPN IV Regional 4 Unit Lagan menyampaikan bahwa ancaman kebakaran hutan dan lahan merupakan tanggung jawab bersama yang memerlukan kepedulian serta keterlibatan seluruh pihak. Oleh karena itu, perusahaan terus berupaya meningkatkan kesadaran dan kapasitas masyarakat melalui kegiatan edukasi, pelatihan, serta kerja sama dengan instansi terkait.

Melalui kegiatan ini kami berharap seluruh peserta memiliki pemahaman yang lebih baik mengenai bahaya kebakaran hutan dan lahan, penyebab terjadinya kebakaran, serta langkah-langkah pencegahan dan penanganan dini. Pencegahan akan jauh lebih efektif apabila dilakukan secara bersama-sama dengan melibatkan masyarakat dan pemerintah desa,” ujar Manager PTPN IV Regional 4 Unit Lagan.

Tim BPBD Kabupaten Tanjung Jabung Timur dalam pemaparannya menjelaskan bahwa sebagian besar kejadian Karhutla disebabkan oleh aktivitas manusia, sehingga diperlukan peningkatan kesadaran masyarakat untuk tidak melakukan pembukaan lahan dengan cara membakar. Selain memberikan materi mengenai dampak kebakaran terhadap lingkungan, kesehatan, dan perekonomian, tim BPBD juga mengajarkan teknik penggunaan alat pemadam kebakaran, cara memadamkan api pada tahap awal, serta langkah-langkah yang harus dilakukan ketika menemukan titik api.

Sesi peragaan menjadi salah satu bagian yang paling menarik perhatian peserta. Tim BPBD memperlihatkan secara langsung tata cara penggunaan alat pemadam, teknik pemadaman api, serta koordinasi yang harus dilakukan ketika terjadi kebakaran. Para

peserta dari masyarakat maupun karyawan PTPN IV Unit Lagan juga diberikan kesempatan untuk mempraktikkan penggunaan peralatan pemadaman di bawah bimbingan petugas BPBD.

Kegiatan berlangsung dengan penuh antusias. Para peserta aktif berdiskusi dan mengajukan berbagai pertanyaan mengenai upaya mitigasi Karhutla di lingkungan masing-masing. Hal tersebut menunjukkan tingginya kepedulian masyarakat terhadap pentingnya menjaga lingkungan dari ancaman kebakaran, khususnya pada musim kemarau.

Melalui kegiatan sosialisasi dan peragaan ini, PTPN IV Regional 4 Unit Lagan menegaskan komitmennya untuk terus bersinergi dengan pemerintah daerah, BPBD, pemerintah desa, dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan perkebunan yang aman, lestari, serta bebas dari kebakaran hutan dan lahan.
PTPN IV Regional 4 Unit Lagan berharap kolaborasi yang telah terjalin dapat terus ditingkatkan sehingga budaya pencegahan Karhutla semakin kuat di tengah masyarakat.

Dengan kebersamaan dan kepedulian seluruh pihak, diharapkan risiko terjadinya kebakaran hutan dan lahan dapat diminimalkan demi menjaga kelestarian lingkungan serta mendukung keberlanjutan sektor perkebunan di Kabupaten Tanjung Jabung Timur.

Bagikan :