BNI.co.id>Sinjai-Sulsel-Santri Wadi Mubarak Desa Gareccing praktekkan cara penyembelihan hewan aqiqah secara syar’i di halaman pondok pesantren. (Rabu,16-10-2024)

Kambing yang disembelih merupakan kambing aqiqah atas lahirnya ananda Zea putri dari bapak Sirajuddin.

Zainal, S. Pd salah seorang pembina putra di pesantren Wadi Mubarak menyampaikan bahwa “Kegiatan praktek ini dilaksanakan agar para santri dapat memahami dan mempraktekkan langsung tata cara penyembelihan hewan aqiqah secara syar’i baik untuk dirinya sendiri maupun dalam kehidupan masyarakat kelak”.

Pada pelaksanaan penyembelihan kali ini, santri di ajarkan bagaimana tekhnik penyembelihan hewan kambing secara syar’i mulai dari menyembelih kambing hingga tekhnik menguliti hewan yang telah disembelih tersebut. Semua proses ini didampingi oleh Ustadz Muslim, S.Pd sebagai pembina putra.

“Kita berikan mereka ilmu bagaimana proses penyembelihan hewan secara syar’i di dalam kelas dan sekarang saatnya untuk praktek langsung” Ujarnya.

Salah satu santri bernama Agus mendapat giliran untuk menyembelih hewan. Ini adalah pengalaman kedua baginya dalam penyembelihan hewan kambing namun dia cukup lihai dalam penyembelihan sampai mengulitinya. “Sekarang saya cukup lihai, saya tidak kaku lagi. Berbeda rasanya waktu pertama kali diamanahkan” Ujar Agus.

Dengan adanya program pembelajaran ini, maka bagi masyarakat yang ingin membawa hewan aqiqahnya untuk di qurbangkan di pesantren, bisa langsung di antarkan ke Pesantren Wadi Mubaraq Desa Gareccing kecamatan Sinjai Selatan kab Sinjai.

Selain untuk praktek sembelih juga membantu kebutuhan para santri santri di pondok tahfidzul Qura’n tersebut.

(Alias).

Bagikan :