Takalar-BNI.co.id
Kebakaran lahan melanda wilayah Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan. Sebuah lahan rumpun bambu seluas kurang lebih 20 are di Dusun Salekowa, Desa Towata, Kecamatan Polongbangkeng Utara (Polut) hangus dilalap api pada Senin siang, 7 September 2026.
Berkat kesiapan dan sinergi cepat antara Bhabinkamtibmas, TNI, petugas Pemadam Kebakaran (Damkar), dan masyarakat setempat, kobaran api berhasil diredam sebelum menjangkau permukiman warga.
Peristiwa ini bermula sekitar pukul 14.40 WITA. Pemilik lahan, Mappasossong Dg Bundu, yang saat itu sedang berada di kediamannya, tiba-tiba mendengar suara retakan khas bambu yang terbakar.
Saat memeriksa arah sumber suara, ia mendapati kobaran api sudah membesar dan menjalar di area rumpun bambu miliknya. Mengingat lokasi kebakaran hanya berjarak sekitar 30 meter dari rumah warga, situasi tersebut sempat memicu kekhawatiran.
Melihat ancaman tersebut, Kepala Dusun Salekowa, Abd. Akib Dg Tola, yang berada di sekitar lokasi langsung mengambil langkah taktis. Ia segera menghubungi Bhabinkamtibmas Desa Towata, Bripka Muh Amir, sekaligus meminta bantuan dari armada Damkar Pemerintah Daerah Takalar.
Tak butuh waktu lama, Bripka Muh Amir segera tiba di lokasi bersama personel TNI Koramil setempat. Sambil menunggu armada pemadam, mereka langsung bahu-membahu bersama warga mengepung titik api dengan alat seadanya guna melokalisasi penjarangan.
Pukul 15.20 WITA, satu unit mobil pemadam kebakaran Pemda Takalar tiba di tempat kejadian perkara (TKP) dan langsung melakukan penyemprotan secara intensif.
Kerja sama solid di lapangan membuahkan hasil. Tepat pukul 16.10 WITA, amukan si jago merah berhasil dipadamkan total.
Pihak kepolisian memastikan tidak ada korban jiwa maupun kerugian materiil yang berarti dalam insiden ini. Kondisi di lokasi pun dinyatakan telah aman dan terkendali.
Merespons peristiwa tersebut, Kapolsek Polut, Iptu Muh. Haris, S.H., memberikan apresiasi tinggi atas respons cepat seluruh elemen di lapangan.
“Kami sangat mengapresiasi kesigapan Bhabinkamtibmas, rekan-rekan TNI, tim Damkar, serta warga Dusun Salekowa yang bergerak cepat saling membantu. Sinergitas seperti inilah yang menjadi kunci utama kita dalam mencegah dampak kebakaran lahan agar tidak meluas dan mengancam keselamatan warga maupun pemukiman sekitar,” ujarnya.
Iptu Muh. Haris juga memberikan edukasi tegas terkait pencegahan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di wilayahnya, terutama di tengah kondisi cuaca yang kering.
“Kami mengimbau dengan sangat kepada seluruh masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran lahan secara sembarangan, termasuk puntung rokok atau membakar sampah tanpa pengawasan.
Mari kita bersama-sama menjaga lingkungan dan saling mengingatkan, sebab kelalaian kecil di musim seperti ini bisa berdampak fatal bagi keselamatan kita bersama,” tutur Kapolsek Polut.






