ππΌππ½πΌπ-ππΌππ½πΌπ|π½ππ.πΎπ.ππΏ – Polda Kalimantan Barat (Kalbar) dalam mengungkap penyalahgunaan BBM yang bersubsidi dapat respon positif dan apresiasi serta dukungan dari Ketua Aliansi Sopir Kabupaten Sambas. hal ini disampaikan oleh Rizalfarizal , jum’at (2/2/2024).
Kegiatan mengungkap penyalahgunaan dan perbaikan tata kelola penyaluran BBM bersubsidi adalah tindakan yang selama ini kami harapkan agar kami para sopir mendapat kemudahan mendapatkan BBM untuk kendaraan yang kami operasikan setiap hari.
“Coba bayangkan kami harus antri dari mulai malam hari baru besoknya bisa mendapatkan BBM dengan antrian yang panjang, sedangkan kami harus bekerja. waktu kami banyak dihabiskan hanya untuk mendapatkan BBM”, ujar Rizal.
Rizalfarizal atas nama Aliansi Supir Kabupaten Sambas sangat mengapresiasi dan mendukung dibentuknya satgas pengawasan dan penegakan hukum terhadap penyalahgunaan BBM dan LPG bersubsidi di wilayah hukum polda Kalimantan Barat.
Lanjut, apalagi setelah kami membaca di beberapa media online beberapa hari ini di bulan januari 2024 ini tentang keberhasilan Satgas pengawasan dan penegakan hukum terhadap penyalahgunaan dan distribusi BBM dan Gas LPG subsidi dalam mengungkap 4 TKP.
Penyalahgunaan BBM dan LPG Subsidi di wilayah dikalimantan barat” bravo Polda Kalbar “ungkap Rizal.
Selanjutnya Rizal juga berharap tindakan pengawasan dan pengungkapan serta penegakan hukum terhadap penyalahgunaan BBM bersubsidi dapat terus dilakukan tanpa pandang bulu.jangan yang kecil-kecil saja yang disikat,namun cukong- cukong yang dibalik layar serta mungkin ada oknum yang membekinginya disikat juga”.
Kami siap jadi mata dan telinga Satgas pengawasan dan penegakan hukum terhadap penyalahgunaan dan distribusi BBM dan Gas LPG subsidi”ungkap Rizal dengan penuh semangat.
Rizal farizal juga mengatakan bahwa anggotanya setiap hari berada di lingkungan Stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) dan hampir setiap hari juga menyaksikan dugaan penyalahgunaan BBM bersubsidi dengan modus pengisian berulang-ulang.
Pengisian dengan menggunakan tangki modifikasi,hal ini bisa terjadi kami duga ada peran besar yang dilakukan oleh petugas SPBU itu sendiri,setiap saat kita bisa lihat mobil dengan tangki modifikasi banyak sekali yang parkir di sekitar area SPBU.
Celakanya lagi mereka seperti di prioritaskan pada saat pengisian BBM bersubsidi padahal mereka membeli BBM bersubsidi untuk dijual kembali,mungkin ini bisa terjadi karena ada setoran kepada petugas di SPBU ungkap Rizal dengan nada kesal.
Penegakan hukum terhadap penyalahgunaan BBM bersubsidi ini tidak terlepas dari kerja keras aparat kepolisian Republik Indonesia, khusus nya Polda Kalimantan Barat, serta adanya peran serta masyarakat yang membantu memberikan informasi.
Rizal berharap rencana dalam waktu dekat Aliansi Sopir kabupaten Sambas akan bersilaturahmi ke Mapolda Kalimantan Barat untuk menyampaikan apresiasi dan dukungan secara langsung kepada Satgas pengawasan dan penegakan hukum terhadap penyalahgunaan dan distribusi BBM dan Gas LPG.
Dengan harapan agar nantinya kegiatan pengawasan,pencegahan,dan penegakan hukum terhadap pelaku penyalahgunaan BBM bersubsidi terus dilakukan sehingga oknum yang bermain dengan BBM bersubsidi bisa mendapat efek jera,karena apa pun bentuknya kalau tidak dilakukan terus menerus, dan tidak ada pengawasan secara khusus yang sama saja istilahnya musiman.
Karena saya lihat ini sudah menjadi program kepolisian Republik Indonesia terkhusus di Polda kalbar.terima kasih Polda Kalbar,” tutup Rizal.
(Wr/red)






