Sambas-BNI.co.id
Kondisi bangunan Sekolah Dasar Negeri (SDN) 38 Sengawang Hilir, Kecamatan Teluk Keramat, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat, viral di media sosial. Rabu 30 Juli 2025.
Sebuah unggahan akun Facebook atas nama Hardy Anoegrah membagikan foto-foto gedung sekolah yang terlihat rusak berat dan tak layak pakai.
Dalam unggahan tersebut, ia menulis: “Kenapa masih ada sekolah yang kayak gini di Sambas? Bukankah kita sudah berkemajuan? Ini kok bisa tertinggal… ini dunia pendidikan…”
Unggahan itu langsung mendapat berbagai komentar dari warganet yang menyoroti buruknya kondisi infrastruktur pendidikan di daerah tersebut.
Beberapa komentar netizen antara lain:
“Wadooooh, gimana slogan berkemajuan ini? Udah buta apa pejabat di Sambas, terutama Satono selaku bupati, Ardyad (Kadis Pendidikan), anggota DPRD…”
“Mungkin pejabat kita lagi sibuk mikirin transmigrasi dari pulau lain yang mau di-transmigrasikan ke Sambas, min.”
“Masih ada kah? Ya Allah, sudah berapa tahun Indonesia merdeka. Semoga cepat ditangani oleh dinas terkait.”
Dari dokumentasi yang beredar, kondisi gedung sekolah tersebut memang sangat memprihatinkan. Bagian atap terlihat rusak parah, plafon dalam keadaan jebol, dan sebagian dek bangunan terkelupas. Meja serta bangku belajar siswa tampak sudah rapuh dan nyaris tidak bisa digunakan.
Tidak hanya itu, lantai kelas dan halaman sekolah pun terlihat pecah dan berlubang, menambah kesan kumuh dan tidak layak bagi proses kegiatan belajar mengajar.
Sorotan untuk Pemda Sambas
Viralnya kondisi ini menuai kecaman dari masyarakat yang menuntut perhatian serius dari Pemerintah Kabupaten Sambas, khususnya Dinas Pendidikan dan DPRD setempat.
Mereka berharap agar perbaikan fasilitas pendidikan seperti SDN 38 Sengawang Hilir dapat segera menjadi prioritas dalam kebijakan anggaran.
Pendidikan adalah hak dasar warga negara, dan sudah seharusnya pemerintah daerah hadir memberikan fasilitas yang layak demi masa depan generasi penerus bangsa.





