Tolikara-BNI.co.id
Kelompok Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat melalui Manajemen Markas Pusat KOMNAS merilis siaran pers yang mengklaim telah melakukan penyerangan terhadap sejumlah orang yang disebut sebagai agen intelijen militer Indonesia di wilayah Kabupaten Tolikara.
Dalam pernyataan resmi yang disampaikan juru bicara Sebby Sambom pada Jumat (27/3/2026), disebutkan bahwa peristiwa tersebut terjadi di Distrik Gilubandu. TPNPB mengklaim empat orang meninggal dunia dalam insiden tersebut, sementara beberapa lainnya dilaporkan melarikan diri.
TPNPB juga menyampaikan sejumlah pernyataan terkait situasi keamanan di wilayah Tolikara, termasuk peringatan kepada pihak-pihak tertentu serta pandangan mereka terhadap keberadaan aparat keamanan di wilayah pemukiman sipil.
Klaim Sepihak dan Belum Terverifikasi
Hingga berita ini diturunkan, informasi tersebut masih merupakan klaim sepihak dari TPNPB. Belum terdapat keterangan resmi dari pihak Tentara Nasional Indonesia maupun Kepolisian Negara Republik Indonesia terkait kebenaran peristiwa tersebut.
Pihak berwenang juga belum memberikan konfirmasi mengenai identitas korban maupun kronologi kejadian di lapangan.
Situasi Keamanan dan Imbauan
Peristiwa ini menambah daftar laporan insiden keamanan di wilayah Papua Pegunungan, khususnya di Kabupaten Tolikara yang selama ini dikenal sebagai salah satu daerah dengan dinamika konflik yang cukup tinggi.
Masyarakat diimbau untuk tetap waspada, tidak mudah terprovokasi, serta menghindari penyebaran informasi yang belum terverifikasi kebenarannya.
Seruan Penyelesaian Damai
Dalam siaran pers tersebut, TPNPB juga kembali menyampaikan pandangannya terkait konflik yang berlangsung di Papua, serta menyerukan penyelesaian melalui mekanisme internasional.
Namun demikian, berbagai pihak terus mendorong agar penyelesaian konflik dilakukan melalui pendekatan damai, dialog, dan perlindungan terhadap warga sipil sebagai prioritas utama.





