BNI.com//Kab.Tebo-Jambi– Warga di gemparkan dengan adanya informasi bahwa bekas galian tambang batu bara menelan korban di Desa Kemantan Tebo Ilir. Sabtu 5 Agustus 2023.
Kejadian sekitar jam 4.30 ada sekitar 5 orang menyebrangi lobang tambang yang lebar sekitar 80 m, dan kedalaman lebih kurang 30 meter.
Awalnya lima orang ini ingin mandi di lobang tersebut, dan pada saat itu ada 2 orang rekan mereka yang menyebrang dan sampai.
Melihat kawannya berhasil menyebrang, dan yang lain menyusul, yang satunya sampai di tengah kehabisan tenaga. Minta bantuan Kawannya pun datang menolong tapi tidak sanggup.
Dan akhirnya tidak tertolong lagi, dan mereka pulang memberi tahu warga, dan pihak polsek datang ke lokasi, tapi untuk di kabupaten tebo, khususnya kec, sungai bengkal tidak ada basarnas dan pnpb,
Sampai jam 10,30 malam pihak basarnas belum datang, warga dan kepolisian hanya menunggu di pinggir lobang tambang.
Pihak keluarga merasa kesal karena lambannya penanganan dari pihak yang berwenang.
Wargapun mulai meninggalkan lokasi karena kesal lama menunggu penanganan korban tenggelam ini.
Pemerintah dan perusahaan seolah olah membiarkan lobang lobang tambang di kabupaten tebo, belum ada satu pun lobang lobang yang di reklamasi sesuai dengan undang undang pertambangan. yang mewajibkan menimbun kembali lobang sisa pemandangan batu bara.
Ratusan sisa lobang tambang yang berada di dua kecamatan diantaranya kecamatan tengah Ilir dan kecamatan Tebo Ilir, kabupaten Tebo Jambi belum di timbun, ” bebernya.
Dari peristiwa itu, empat rekan bermainnya selamat, satu dikabarkan tenggelam sebut saja Reza Ramadani (25) hingga kini belum ditemukan oleh tim sar. (Yusar).






