BNI.com//Merangin-Jambi – Anggota DPRD kabupaten Merangin, turun kelokasi lahan yang di rampok oleh PT APN pekan baru, di perbatasan wilayah Merangin dan Tebo, Provinsi jambi. Selasa (31/1/2023).
Wakil ketua DPRD Merangin, saat di wawancara, oleh Tim gabungan media di lokasi lahan warga yang garap oleh PT APN, lalu wakil ketua DPRD sangat gerang, dan merasa tidak di hargai oleh PT APN, bahkan wakil DPRD merangin mengucapkan masalah ini, harus di tuntas kan, jangan sampai masalah ini tidak selesai.
“Kalau tidak selesai di tingkat kabupaten, kita jenjang ke tingkat provinsi, ungkap nya.wakil ketua DPRD Merangin begitu semangat sebagai wakil rakyat.
Kami selaku wakil rakyat, kami sangat berang terhadap oknum PT APN, begitu berani merampok secara terang-terangan.. mungkin mereka merasa kebal hukum.
Besok hari Kamis kami akan mendatangi ketua DPRD Tebo, Meminta keterangan asal usul, sejarah lahan perkebunan karet warga Merangin, kenapa sampai bisa pihak PT APN menguasai lahan tersebut,” ungkap wakil ketua DPRD Merangin beraang.
Penyampaian ketua DPRD Merangin kepada masyarakat, bagi yang mempunyai lahan, bagi warga yang merasa dirinya di rugikan oleh pihak PT APN tolong sampaikan kepada kepala Desa masing-masing, Agar permasalahan ini cepat tuntas. Jangan sampai main hakim sendiri,” ujar ketua DPRD Merangin. Sa,at di wawancara.
Pada pukul 004 wib tim media meminta penjelasan kepada ketua lembaga adat, jangut haji darwis, yang tau sejarah asal usul jadi nya perkebunan karet yang di rampok oleh PT APN, apakah benar lahan tersebut ada lahan karet warga, di dalam hutan tersebut. Lalu jangut haji darwis mengatakan memang benar, bnyak lahan perkebunan karet warga, pengakuan Jangut haji darwis.
Kepala Desa rantau limau manis, sa,at di wawancara oleh Tim media, bapak KAdes ASWANI HS menyampaikan sebelum masalah ini selesai, pihak PT APN tidak bisa bekerja di lokasi tersebut, biar warga jangan sampai tumpah darah di lokasi .






