Jakarta-BNI.co.id

Menyemarakkan persiapan peringatan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) 2026, jajaran pimpinan Badan Narkotika Nasional (BNN) melakukan kunjungan kehormatan untuk mengenang dan meneladani perjuangan para pendahulu.

Sekretaris Utama BNN, Tantan Sulistyana, memimpin rombongan yang didampingi sejumlah Direktur di lingkungan BNN dalam kegiatan anjangsana kepada Komjen Polisi (Purn.) Ahwil Loethan, pada Rabu (10/6/2026).

Ahwil Loethan dikenal sebagai sosok penting dalam sejarah institusi, karena menjabat sebagai Kepala BNN pada masanya sekaligus Kepala Pelaksana Harian (Kalakhar) pertama BNN. Kehadirannya menjadi tonggak awal berdirinya dan terbentuknya struktur organisasi yang kini terus bergerak dalam upaya melindungi bangsa dari ancaman narkotika.

Kegiatan anjangsana ini berlangsung dalam suasana penuh penghormatan dan kekeluargaan. Dalam pertemuan tersebut, disampaikan maksud kunjungan sebagai wujud bakti dan penghargaan atas jasa, pemikiran, serta dedikasi yang telah ditorehkan Ahwil Loethan saat meletakkan dasar-dasar perjuangan pemberantasan narkoba di Indonesia.

Sekretaris Utama BNN, Tantan Sulistyana, menyatakan bahwa kunjungan ini bukan sekadar tradisi, melainkan sarana untuk memetik pelajaran berharga.

Di tengah dinamika tantangan narkotika yang semakin kompleks, nilai-nilai yang ditanamkan oleh para pendiri menjadi kompas yang menuntun arah kinerja seluruh jajaran BNN saat ini.

“Kami datang untuk mengenang jejak langkah Bapak sebagai perintis. Apa yang telah dirintis dan diperjuangkan sejak awal menjadi pondasi kuat bagi kami untuk melanjutkan amanah ini.

Semangat pengabdian inilah yang kami bawa sembari menyambut Hari Anti Narkotika Internasional tahun ini,” ujar Tantan Sulistyana.

Sementara itu, Ahwil Loethan menyambut baik kunjungan tersebut. Ia berbagi sejumlah kenangan dan tantangan berat yang dihadapi pada masa-masa awal pembentukan BNN.

Menurutnya, kunci keberhasilan pemberantasan narkoba terletak pada integritas, kerja sama lintas sektor, dan kesadaran kolektif seluruh komponen bangsa.

Kegiatan ditutup dengan penyerahan cendera mata sebagai simbol kenang-kenangan dan tanda terima kasih dari institusi. Melalui momen ini, BNN berharap semangat perjuangan para pendiri tetap hidup dan terus menginspirasi seluruh insan BNN untuk bekerja lebih giat, profesional, dan ikhlas demi mewujudkan Indonesia yang bersih dari narkoba.

Bagikan :