Sambas-Kalbar-BNI.co.id

Proyek peningkatan jalan pemukiman cor rabat beton yang baru seumur jagung dijalan Kasuma Dusun Sebangkau Desa Sebatuan Kecamatan Pemangkat Kabupaten Sambas dan Pengaspalan jalan pemukiman di Selakau sudah mengalami rusak parah.(26/01/2025).

Dari pantauan awak media dan dari sumber yang terpercaya,salah satu warga Dusun Sungai Emas yang tidak mau disebutkan namanya saat melewati jalan tersebut mengatakan kepada awak media,.

“Kalau seingat saya proyek rabat beton ini selesai dikerjakan akhir bulan 10 atau bulan 11 tahun 2024, tetapi saya tidak tau apa proyek ini proyek APBD Kabupaten atau Provinsi, sebab saat mulai dikerjakan saya tidak melihat papan plang informasi,

Namun saya tau kalau pelaksananya /Kontraktornya orang Sintete Kecamatan Semparuk yang anaknya dewan Kabupaten Sambas dan satunya lagi anaknya Dewan Provinsi,”jelasnya

“Kemudian ia menambahkan, kalau tidak salah dia juga ada mengerjakan proyek pengaspalan jalan pemukiman di Kecamatan Selakau,lokasi proyek pengaspalan itu seberang Kantor koramil ada simpang sebelah kanan kalau mau kearah Singkawang lewat sikit dari jembatan Selakau disebelah kanan ada simpang masuk saja dijalan itu”,tuturnya menjelaskan kepada awak media.

Dari informasi warga awak media ini menelusuri alamat yang di dapat,Saat di lokasi terlihat jelas dari pantauan kalau proyek jalan pemukiman cor rabat beton dijalan Kusuma Desa Sebatuan Kecamatan Pemangkat ini dikerjakan asal asalan, dimana hampir seluruh bagian bisa dikatakan rusak parah. Diduga campuran semen, batu dan pasir tidak sesuai spesifikasi sehinga menyalahi RAB (Rencana Anggaran Belanja)

Bisa dikatakan pihak pelaksana proyek tersebut sengaja melabrak aturan,agar mendapat keuntungan yang besar.

Diwaktu hari yang sama awak media melanjutkan investigasi dilapangan menuju kecamatan Selakau, untuk memastikan ucapan narasumber kalau pihak pelaksana yang mengerjakan jalan rabat beton dijalan kusuma, juga ada megerjakan proyek pengaspalan jalan di Kecamatan Selakau.

“Lanjut,,saat awak media sampai dilapangan apa yang dikatakan narasumber memang benar kalau ada proyek jalan pengaspalan dijalan pembangunan Kecamatan Selakau. Yang sangat sangat disayangkan terlihat jelas oleh awak media kalau proyek pengaspalan jalan tersebut juga diduga dikerjakan asal jadi, dimana terlihat ada beberapa titik jalan tersebut sudah mengalami kerusakan.

Salah satu warga pengguna jalan saat di konfirmasi terkait Proyek peningkatan pengaspalan jalan pemukiman Kecamatan Selakau mengatakan

Dengan adanya proyek pengaspalan ini tentu kami sebagai warga berterimakasih,namun kami juga merasa kecewa baru hitungan beberapa bulan jalan ini sudah rusak banyak di beberapa titik,karena peroyek pengaspalan jalan ini saya tahu selesai dikerjakan bulan desember 2024 dan pelaksana proyek jalan ini orang sintete ucapnya.

Di sela waktu yang sama,ada warga pengguna jalan berinisial FN,mengeluhkan kekecewaan nya.’Saya sebagai warga di sini sebagai pengguna jalan,sangat kecewa dengan hasil mutu tidak maksimal,ini saja baru hitungan 2 bulan jalan nya beberapa titik sudah hancur,ini saya lihat jelas pihak kontraktor hanya mengejar untung besar tanpa memikirkan mutu kualitas proyek jalan ini”,tuturnya dengan nada kesal.

Dengan tayang nya berita ini,sekaligus menjadi laporan informasi publik,kepada Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat,Kapolda Kapolres,Kejari ,Kejati,Badan Pemeriksa Keuangan Kalimantan Barat,untuk menindaklanjuti pengawasan dan pengendalian uang rakyat,

Karena dari hasil temuan di lapangan di dua lokasi proyek tersebut di samping tidak di temukan papan plang informasi terindikasi proyek siluman,proyek itu juga gagal mutu.mengakibatkan merugikan uang negara dan merugikan masyarakat.

Bagikan :