Bungo-BNI.co.id

Gedung sekolah SD 159/II DS datar sangat butuh perhatian serius dari pemerintah setempat, khususnya di dinas pendidikan sangat membutuhkan anggaran untuk perbaikan. atau bangunan kelas baru. di kecamatan Bathin Vll kabupaten Bungo pro- Jambi

Betapa tidak. Bangunan dan sejumlah sarana dan prasarana sudah tidak layak dipakai lagi .

Setelah Enam tahun terakhir masa awal kepala sekolah SD 159 dusun datar Alamsyah sebagai kepala sekolah hingga kini belum ada perbaikan, baik itu rehab berat maupun rehab ringan ” kata kepsek dengan nada prihatin.

“Gedung sudah mulai kropos dan bocor – bocor dan yang paling memprihatinkan mobiler kursi -meja banyak yang rusak dan tidak dapat diperbaiki lagi”.

“Kami sebagai kepala sekolah sudah beberapa kali untuk mengajukan ke Dewan dan Diknas kabupaten Bungo selalu gagal dan tidak ada respon. Rabu (4/06/2025).

Kepala sekolah, seperti kecewa yang mendalam, sebab ada beberapa petinggi di lingkungan kabupaten Bungo menyodorkan proposal Rehab kelas yang rusak dan proposal mobiller bangku dan meja belajar.”katanya.

“Sampai saat ini 2025 tidak terealisasi
untung lah ada dana bos yang bisa kami sisihkan bila ada bangku yang rusak kami ganti dengan bangku plastik namun beli meja kosong sebab mahal ujarnya.

Selama 6 (enam) tahun ini, proposal dan janji diknas kabupaten Bungo seakan berlalu begitu saja, sudah di ukur, sudah di foto,” katanya musrenbang kita ikuti hasil zonk,” ungkap kepala sekolah.

Di kota atau dusun lain tiap tahun dapat rehab dapat meja, rehab pagar , mobiller lengkap lain halnya di sekolah kami ,zonk.

SD 159 DS dusun datar ini merupakan sekolah yang favorit di dusun sebab murid mencapai 200 murid.

Namun pihak guru tidak dapat berbuat apa-apa , murid diminta gotong royong untuk perbaikan pagar memakai kayu namun ambruk dimakan usia .

Walaupun untuk tahun 2025 defisit anggaran Bungo, namun pihak guru guru SD 159 DS datar mengharapkan perhatian khusus sekolah terealisasi. Baik rehab berat maupun ringan agar sekolah kami bagus,”imbuhnya.

Bagikan :