BNI.co.id>Kota Jambi-Ojol grab Online Gelar Aksi Demo di Kantor gubernur jambi Dalam aksi demo tersebut ada beberapa poin-poin penting yang ingin di sampaikan, kepada yang Terhormat Bapak gubernur Jambi-Pada Hari Kamis-22-08-2024.
Bikin Rugi, Ribuan Driver Grab Akan Aksi Damai Tolak Fitur Slot, Nego, Orderan Gabungan dan PM (Putus Mitra) sepihak tanpa alasan yg jelas serta pemotongan komisi dari ongkos yg melebihi batas maksimal yng ditetapkan pemerintah yaitu 15-20%.
Ribuan driver Ojek Online atau Ojol Grab Jambi bakal lakukan aksi damai di Kantor GubenurJambi pada kamis 22 Agustus 2024 yang direncanakan mulai pada pagi hari pukul 09:00 wib
Aksi damai tersebut dilakukan karena para driver ojol Grab Jambi merasa dirugikan oleh aplikator melalui fitur slot, fitur nego hingga fitur Order Gabungan.
Koordinator lapangan (Korlap) aksi damai driver Grab Jambi, Marwan mengungkapkan bahwa fitur slot di aplikasi tersebut sudah menentukan jadwalnya, yakni pada Pukul 11.00 AM – 02.00 PM, 02.00PM – 05.00 PM, dan pukul 05.00 PM – 08.00 PM.
“Untuk wilayah slot sudah di buat peta wilayah yang bisa mendapatkan orderan bagi driver yang menggunakan fitur slot. Di luar peta tersebut, pengguna fitur slot tidak akan mendapatkan orderan,” sebut Marwan pada Senin 19 Agustus 2024.
Ia juga mengatakan, untuk setiap Shif hanya 60 driver. Tarif atau ongkos dasar Rp6.500 dan bila mendapatkan orderan gabungan, maka tarifnya adalah Rp9.000.
“Kami driver Grab Jambi menolak Fitur slot tersebut karena aplikator secara jelas membuat persaingan secara tidak sehat antar sesama driver Grab yaitu mengutamakan orderan driver yang menggunakan fitur Slot dari pada driver yang tidak menggunakan fitur tersebut, Kami menganggap ini sudah tidak sesuai dengan azas keadilan,” tegasnya.
Dengan itu, menurut Marwan ( Driver Bike) dan Ali ( Driver Grab Car ) bisa terjadi penurunan penghasilan bagi driver yang murni narik/ ngojol dari jam 07.00 pagi sampai jam 06.00 sore.
Selain itu, Fitur Nego juga menjadi persoalan bagi driver Grab Jambi. Fitur Nego adalah Fitur yang ada pada aplikasi driver dan penumpang, yang mana penumpang dapat memilih dari beberapa driver yang muncul di aplikasinya dengan tarif yang bisa di tawar, untuk ongkos yang muncul di aplikasi penumpang.
“Kami driver Grab Jambi menolak Fitur tersebut tersebut dengan alasan Tarif yang melanggar dari ketentuan Keputusan Mentri perhubungan dari tarif batas bawah untuk wilayah Jambi sesuai KP 564 Tahun 2022 tentang Pedoman perhitungan biaya angkut antara Rp9.250 – Rp11.500 dan biaya Biaya sewa maksimal penggunaan aplikasi 20 persen.
Selanjutnya Orderan Gabungan, yang mana driver bisa mendapatkan orderan Food dengan 2 Pembeli sekaligus dalam satu waktu dan resto yang berbeda atau sama.
Namun, ongkos atau tarif yang didapat driver Rp11.000 untuk 2 pembeli yang berbeda.
Begitu pula dengan tarif Grab Car dengan adanya fitur BETA / nego membuat kami para driver car merasa di rugikan dengan tarif Grab car yang hanya di hargai mulai dari 7.200- 8.000 rupiah saja, tarif yang tidak masuk akal untuk sebuah order car dengan kapasitas 4 orang, sementara itu biaya oprasional yang semakin tinggi, tarif grab car dan grab bike hanya selisih sekitar 1000 rupiah
Diketahui, sebelum melalukan aksi damai, para driver grab akan berkumpul di lapangan JBC Kec telanai pura.(Supri/Red)





