Sambas – BNI.co.id
Kasus dugaan pemotongan Program Indonesia Pintar (PIP) di SMA 2 Teluk Keramat, terus memancing menuai reaksi keras dari tokoh pemuda Matang Segentar Kabupaten Sambas, Minggu (09/03/2025).
” Masri dan Yuwan mewakili tokoh pemuda mendatangi Kantor Desa Matang Segentar, Kecamatan Teluk Keramat, Kabupaten Sambas, dengan tujuan melaporkan dugaan keterlibatan Sekertaris Desa (Sekdes) pemotongan dana PIP dari jalur Aspirasi di tingkat sekolah SMPN 3 Teluk Keramat dan SMA 2 Teluk Keramat.
Pada hari Selasa 4 Maret 2025, tujuan kami mendatangi sesuai prosedur dan mengisi buku tamu ke Kantor Desa Matang Segentar adalah untuk miminta Kepala Desa (Kades) dan Sekdes klarifikasi terkait adanya pemotongan dana PIP jalur aspirasi yang dilakukan oleh Aparatur Sekdes yang sudah menyebar di media sosial,” Ucapnya.
Ketika kami ingin menyampaikan hal tersebut, Kepala Desa Matang Segentar sempat melarang kami menggunakan alat perekam suara dengan alasan Etika, ” karena kami tidak memiliki lembaga seperti wartawan atau LSM.
Namun hal ini, patut dipertanyakan mengapa Kepala Desa melarang menggunakan alat perekam suara,?
Padahal, maksud kami menggunakan alat perekam suara adalah untuk mengingatkan kami poin-poin percakapan agar tidak terlupakan pada saat kami menyampaikan informasi kepada masyarakat Desa Matang Segentar.
Alasan kami, karena sumber informasi yang kami terima masih satu arah, dan belum ada klarifikasi dari yang bersangkutan (Sekdes Matang Segentar) terkait pembantahan isu pemotongan dana PIP tersebut yang beredar sampai tanggal 4 maret 2025,’ Imbuhnya
” Lanjutnya lagi, kedatangan kami ke Kantor Desa Matang Segentar untuk menyampaikan beberapa pertanyaan kepada Kepala Desa. Adapun pertanyaan yang kami sampaikan adalah :
1) Bagaimana sikap Kepala Desa Matang Segentar atas kasus pemotongan dan PIP jalur aspirasi oleh Sekdes,?
2) Apa alasan Kepala Desa sampai saat ini belum mengambil tindakan atau menyampaikan sikap atas kasus pemotongan dana PIP jalur aspirasi oleh Sekertaris Desa Matang Segentar,?
3) Mengapa Kepala Desa mendatangi korban agar korban tidak memviralkan kasus pemotongan dana PIP jalur aspirasi,?
4) Terkait tugas Sekertaris desa matang segentar, dengan jarang hadir di desa beberapa waktu ini yang berdampak pada pelayanan public (Masyarakat Desa Matang Segentar) seperti apa tanggapan kepala desa Matang Segentar dan
5) Apa sanksi yang diberikan oleh kepala Desa Matang Segentar atas dugaan keterlibatan Sekertaris Desa Matang Segentar atas pemotongan dana PIP jalur aspirasi,?
Untuk itu, kami tokoh pemuda mewakili masyarakat Matang Sebentar, Kecamatan Teluk Keramat, berharap kepada Kades dan APH agar Sekdes diberi sanksi, dan diturunkan jabatannya, sebelum massa yang turun ke jalan, Tegasnya.
Awak media mencoba konfirmasi melalui via whatsApp kepada Kepala Desa Matang Segentar, untuk klarifikasi terkait dugaan pemotongan dana PIP oleh Aparatur Desa oknum Sekdes ” Namun, tidak di tanggapi centang dia.
Tak hanya itu, kami juga beberapa kali menelpon lewat whatsApp kepada Sekdes, hal yang sama tidak diangkat (Aktif).
TIM





