BNI.com//Sambas-Kalbar – Tiga orang ditemukan tewas setelah tertimbun material tanah longsor di Kelurahan Sagatani Kecamatan Singkawang Selatan Kota Singkawang, Kalimantan Barat pada Rabu (22/2/2023).
Adapun identitas tiga orang korban meninggal dunia yang diduga bekerja di lokasi PETI ini antara lain adalah Welianto (25) asal Kabupaten Sambas, Dedi (30) asal Kabupaten Sintang dan Hendrik alias Dueng (30) asal Kota Singkawang.
Menurut keterangan saksi Lanafi (40) membenarkan bahwa ada tiga orang korban yang tertimbun material pasir di TKP ‘dompeng’ milik Tri pada sore mendekati waktu Maghrib. Selanjutnya ia melaporkan peristiwa tersebut kepada rekan kerjanya yang lain.
Lanafi menjelaskan bahwa tadi malam sekira pukul 20.00 WIB tiga orang tersebut masih terlihat bekerja lembur hingga larut malam untuk menyelesaikan pekerjaan di TKP. Namun menjelang dini hari keadaan dilokasi ‘dompeng’ menjadi sunyi dan terasa mencekam.
Akhirnya sekira pukul 05.00 WIB seluruh para pekerja berinisiatif untuk melaksanakan pencarian terhadap tiga orang rekan mereka yang tiba-tiba berhenti beraktivitas.
Akhirnya pencarian tersebut membuahkan hasil. Sekitar pukul 06:25 WIB korban pertama atas nama Hendrik alias Dueng ditemukan. Kemudian dalam waktu yang tidak terlalu lama ditemukan korban atas nama Dedi, menyusul ditemukannya pula korban atas nama Welianto.
Akhirnya menjelang siang seluruh korban laka kerja akibat longsor berhasil di evakuasi dalam keadaan meninggal dunia dan sudah di bawa ke tempat kediaman masing-masing dalam keadaan aman dan tanpa kendala yang berarti.
Sementara itu sebagian besar warga masyarakat Desa Selakau Tua Kecamatan Selakau Timur yang mengetahui peristiwa ini via jejaring sosmed dan WhatsApp grup dibuat penasaran. Pasalnya korban bernama Welianto masih tercatat sebagai warga masyarakat Desa Selakau Tua.
Terkait hal itu M.Sinin kades Selakau Tua yang dimintai konfirmasi via WhatsApp membenarkan korban atas nama Welianto adalah warga desanya.
“Terkait laka PETI korban atas nama Welianto memang dulunya penduduk Desa Selakau Tua sesuai yang tertera di KTP nya. Namun sekarang mereka sudah lama tinggal di Goa Boma, Pangkalan Batu Kabupaten Bengkayang. Selama tinggal di tempat tinggal yang baru mereka belum sempat mengadakan pembaharuan KTP hingga berita ini di turunkan pak. Mungkin itu yang dapat saya sampaikan, kurang dan lebihnya saya mohon maaf,” Ucapnya mengakhiri pembicaraan.
Sampai berita ini diturunkan kejadian laka kerja yang mengakibatkan korban meninggal dunia ini masih dalam tahap penyelidikan oleh pihak kepolisian setempat.
Penulis : Radiman Lah






