BNI.com//Bungo – Jambi – Program PTSL /BPN Bungo 2021- 2022 di duga tidak memberikan gaji honor pada panitia, malahan pihak tim BPN meminta uang minyak, makan dan inap pada panitia yang ditunjuk oleh Rio atau Kades, Sabtu (24/6).
Didalam pelaksanaan program, pemerintah sudah menyediakan honor dan juga fasilitas lainnya baik itu akomodasi, barang, ATK dan lainya.
Tim investigasi mempertanyakan Program PTSL 2021 – 2022 disetiap desa yang mendapat program ini. Menurut salah seorang honorer inisial TK mengatakan semenjak tahap pengukuran mereka yang memfasilitasi ujarnya.
Yang paling miris anggaran yang ada dan sudah diperuntukkan oleh pemerintah pusat untuk masyarakat berupa ATK dengan jumlah yang tidak sedikit malah tidak sampai kepada panitia desa yang mendapatkan program PTSL 2021- 2022.
Ini menjadi pertanyaan dari pihak panitia desa apakah adalah ini program nasional atau program swakelola nasional ujar salah seorang panitia desa yang tidak mau disebut namanya.
Program andalan presiden Jokowi seakan terjadi pembiaran oleh APH Bungo. Seharusnya pihak APH dapat berkoordinasi dengan pihak desa yang mendapatkan PTSL yang diduga sarat terjadinya pungli.
Masyarakat meminta Pihak APH Bungo dan Pemerintah untuk memberantas pungli yang diduga dilakukan oleh oknum pegawai BPN Bungo. Saat ini masih banyak Sertifikat Hak Milik yang belum diserahkan oleh BPN Bungo. Alasan mereka tidak jelas.
Harapan masyarakat Bungo, surat sporadik diajukan oleh masyarakat agar dipercepat pembuatannya dan diserahkan pada panitia ujar salah seorang panitia desa yang tidak mau disebutkan namanya. Timc%u+
Editor Radiman Lah






