Bungo-BNI.co.id 

Pembangunan rekonstruksi turap beton penahan tebing sungai Desa Batu Kerbau menjadi pertanyaan warga.

Proyek kontrak 002-k/sp/pasna -BTK ,/3/BPBD /2025

NIlai kontrak :6.402.455.500

Waktu pelaksana: 180 kalender

Pelaksana :CV Bangun sarana cipta

Pengawasan :CV bahari mekanika konsultan 2025

Anggaran ini di mulai 13 Januari /2025, dan menurut warga inisial Sj, “adanya pembangunan ini membantu warga bila di lakukan sesuai dengan prosedur proyek tersebut , namun jika dilakukan dengan asal maka yang di rugikan warga sini pak”, ujarnya.

Berdasarkan hasil investigasi tim, pembangunan ini di duga tidak berjalan sesuai prosuder.

Sebab mulai awal coran pondasi hanya memakai semen MP merah putih / tiga roda Dan pasir yang dapat dipertanyakan apakah sudah privasi layak pakai ? Sebab pasir yang di gunakan pun dari sungai Pelepat Ulu

Untuk batu penahan tebing juga berasal dari sungai Pelepat dengan menggunakan alat excavator lalu di pasang oleh tukang.

Ketika tim ingin mempertanyakan soal titik aliran sungai berapa tempat, dari pihak terkait tidak ada tanggapan, padahal yang tim lihat dua titik dan titik lain belum jelas.

Karena itu, tim mempertanyakan tentang kolaborasi PA dan kontraktor dan pengawasan sebab tidak ada jawaban mengenai ukuran dan titik aliran sungai nya berapa meter.

Tim juga ingin mempertanyakan integritas Kabid BPBD. (Badan penanggulangan bencana Daerah ) Bungo ,namun tidak dapat ditemui dan di hubungi melalui seluler juga tidak pernah berbalas, ada apa?

LSM padam,s ( Ruly ) mengatakan agar tabir proyek tersebut dibuka karena seolah-olah ada penutupan diri dari Media/ LSM

Tim media juga memantau tukang / pekerja tidak memakai baju rompi Sefti sehingga muncul pertanyaan apakah tidak disediakan kontraktor ?

Diminta APH Bungo agar memeriksa proyek ini sebab dana yang dihabiskan sekitar 6.4 milyar dan itu merupakan dana yang besar, warga juga meminta agar proyek tersebut berjalan sesuai prosedur karena sangat dibutuhkan oleh masyarakat, diharapakan proyek itu tidak asal jadi.

Bagikan :