BNI.com//Sambas-Kalbar – Dusun Dayau Desa Tempapan Hulu Kecamatan Galing Kabupaten Sambas merupakan salah satu desa paling parah terdampak banjir. Pasca banjir telah surut salah satu hal yang penting untuk diperhatikan adalah infrastruktur jalan dan jembatan. Karena infrastruktur jalan dan jembatan di desa-desa yang berada di sekitar Daerah Aliran Sungai (DAS) Galing itu rentan mengalami kerusakan.
Mardani legislator PDIP yang dihubungi via WhatsApp menjelaskan, salah satu infratruktur yang sangat memprihatinkan adalah jembatan yang rusak akibat terdampak banjir. Masyarakat Desa Tempapan Hulu setiap saat melalui jembatan. Jembatan yang ada di sini di bangun dari hasil swadaya dan gotong royong dari sesama warga masyarakat. Dan hampir semua material bahan bangunannya masih terbuat dari kayu alam.
“Jadi masyarakat kita perlu akses yang memadai untuk aktifitas masyarakat sehari-hari” Kata Mardani saat turun lapangan di lokasi yang terdampak banjir, Minggu (5/2/2023)
“Saya harap masalah seperti ini perlu adanya campur tangan dari pihak perusahaan yang berada di dusun Dayau Desa Tempapan Hulu ini” Katanya.
“Ya paling tidak kedepannya pihak perusahaan bisa memberikan bantuan untuk menunjang kegiatan masyarakat terutama akses jembatan melalui dana CSR” Ungkapnya.
Seperti yang diketahui saat ini, salah satu akses jalan dan jembatan di Desa Tempapan Hulu banyak yang mengalami kerusakan akibat terendam banjir.
“Terakhir informasi dari Kades Tempapan Hulu menyebutkan ada bantuan sembako untuk masyarakat yang terdampak banjir. Bantuan sembako tersebut berasal dari PT LAIK. Saya selaku anggota DPRD Sambas menyampaikan terimakasih banyak kepada pihak perusahaan yang telah menunjukkan kepeduliannya kepada warga masyarakat kami” Ucap Mardani diakhir pembicaraan.
Penulis:Radiman Lah






