BNI.com//Sambas – Kalbar – Haji Nazarudin terpilih sebagai Ketua Tanfidziyah PCNU Kabupaten Sambas masa khidmat 2023-2026 melalui proses pemilihan secara aklamasi oleh para peserta Konfercab V NU Sambas di ruang Jasmine Hotel Pantura Jaya Sambas, Sabtu kemarin (24/6/2023).
Proses aklamasi terjadi karena ada dua kandidat calon Ketua Tanfidziyah telah mengundurkan diri, yakni DR. Adnan pimpinan Ponpes Dar Adz-Dzakirin Tekarang dan Mursidin, M.Ag., Kepala Sekolah MAN Insan Cendekia Sambas.
Sedangkan Drs. H. Mujahidin mantan Ketua Tanfidziyah PCNU sebelumnya terpilih sebagai Rois Syuriah.
Sekretaris Panitia Pelaksana, Habib Ardi merasa lega atas terselenggaranya Konfercab V yang telah berjalan sukses. Ia berharap dengan kepemimpinan yang baru, NU Sambas semakin maju dan disayang masyarakat dan bisa bersinergi dengan Pemda Sambas.
“Terimakasih kepada PCNU Sambas masa khidmat 2019-2023 yang telah berakhir. Semoga segala khidmatnya menjadi ladang amal yang diridhoi Allah Subhanahu wa ta’ala,”tandas Habib Ardi.
Sementara Ketua Tanfidziyah PCNU Sambas yang baru, Nazarudin berharap kepemimpinannya nanti mendapat dukungan dari tingkat kepengurusan paling bawah sampai tingkat paling atas agar mampu bersinergi dengan multi stakeholder yang ada
“Harapan saya harus integral dari PBNU, PWNU, PCNU, MWC hingga tingkat ranting. Kemudian mampu bersinergis dengan Pemda Sambas dan akan berkolaborasi dengan semua stakeholder yang ada di Kabupaten Sambas,” ucapnya.
“Seterusnya membenahi struktur organisasi yang belum selesai baik yang ada di lembaga maupun Banom. Target saya dalam satu tahun semua MWC dan ranting bisa terpenuhi, minimal 60% sudah terisi. Itu nanti dipilih dengan cara musyawarah atau pemilihan pada umumnya,” tambahnya.
Kemudian atas respon terhadap kaum Nahdliyin, Nazarudin berpesan agar selalu istiqomah terhadap apa yang telah diamalkan dan dilakukan selama ini oleh para Nahdliyin.
“Amaliah yang kita jalankan selama ini merupakan warisan dari para ulama terdahulu yang sudah bersanat secara keilmuan, sehingga kita tidak perlu ragu melaksanakannya dalam kehidupan sehari-hari. Dan ingat kita tidak boleh menjudge saudara kita sendiri,”pungkasnya.(RL4H)
Penulis Radiman Lah





