Buol – BNI.co.id

Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Tingkat Kecamatan Lakea tahun 2025 mengusung tema “Peningkatan Ekonomi yang Inklusif, SDM Berkualitas, dan Tata Kelola Pemerintahan dalam Rangka Penguatan Fondasi Transformasi”. Acara ini berlangsung di Gedung Balai Pertemuan Umum Kecamatan Lakea dan dihadiri oleh Bupati, Wakil Bupati, Ketua DPRD Kabupaten Buol, jajaran Pemerintah Daerah, Pemerintah Kecamatan serta perwakilan masyarakat.

Dalam laporannya, Camat Lakea, Moh. Syarif, S.Pt., menyampaikan sejumlah usulan pembangunan prioritas yang menjadi kebutuhan mendesak masyarakat, di antaranya: Program Air Bersih, Pembangunan Infrastruktur Keamanan, Relokasi Masyarakat Rumah Nelayan, Penanganan Abrasi Pantai, serta Realisasi Dana Alokasi Khusus (DAK).

Ketua DPRD Kabupaten Buol, Ryan Nathaniel Kwendi, menegaskan bahwa Musrenbang merupakan forum penting dalam membangun komunikasi yang intensif antara pemerintah dan masyarakat. “Melalui Musrenbang ini, kita dapat merumuskan kebijakan strategis dan program prioritas untuk menentukan arah pembangunan Kabupaten Buol tahun 2026. Semoga rencana kerja pemerintah daerah benar-benar mampu menjawab berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat,” ujarnya.

Bupati Buol, Risharyudi Triwibowo, dalam sambutannya menyampaikan berbagai program prioritas yang akan dijalankan sesuai dengan arahan pemerintah pusat dan daerah, di antaranya:
Setiap daerah wajib mengalokasikan APBD untuk mendukung program makan gratis bagi masyarakat, mewujudkan kebijakan Satu Daerah Satu Markas Batalyon serta Satu Kecamatan Satu Polsek, peningkatan fasilitas sanitasi umum, termasuk pembangunan dan perbaikan WC umum di sekolah serta rumah ibadah.

Beliau juga menyampaikan penerapan kebijakan Pemerintah Propinsi Sulawesi Tengah dalam pelaksanaan ibadah yaitu menghentikan segala aktifitas 30 Menit sebelum adzan di lingkungan kerja dan sekolah.

Selanjutnya pada Program 100 Hari Kerja Bowo-Nasir antara lain yaitu : Reaktifasi layanan transportasi udara di Kabupaten Buol, Penggantian nama Bandara Pogogul menjadi Bandara Pogogul Ir. Karim Mbou, Pelepasan lahan dan peletakan batu pertama Kampus Universitas Buol.
Pembangunan sistem pendidikan jarak jauh dengan tiga jurusan utama: Manajemen, PGSD, dan Agroteknik, Pembangunan Balai Latihan Kerja yang akan memanfaatkan Balai Pelatihan Pertanian di Kecamatan Momunu serta Rembuk Budaya sebagai upaya pelestarian budaya Buol.

Setelah mengikuti Musrenbang, Bupati Risharyudi Triwibowo melaksanakan peninjauan lapangan ke beberapa lokasi prioritas, yaitu Bendungan Lakea, wilayah abrasi pantai di Desa Ngune, serta jalan rusak di kawasan kantong produksi.

Dengan terselenggaranya Musrenbang Kecamatan Lakea 2025, diharapkan berbagai program yang diusulkan dapat terealisasi secara optimal sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan memperkuat transformasi pembangunan Kabupaten Buol pada tahun 2026.

Humas Diskominfo SP

Bagikan :