BNI.com//Sambas – Kalbar – Jembatan Dadau Desa Tempapan Hulu Kecamatan Galing Kabupaten Sambas setiap hari di lewati oleh pengendara roda dua dan pejalan kaki dari dan ke lokasi PT LAIK. Danembatan ini sebagai penunjang aktifitas masyarakat dalam melakukan pekerjaan sehari-hari.
Saat ini kondisi jembatan Dadau sudah sangat memperihatinkan karena mengalami banyak kerusakan dan dari terlihat miring ke kiri miring ke kanan. Tentu hal semacam ini bisa membahayakan warga yang mau tak mau harus melewati satu-satunya jembatan penghubung dusun. Merasa prihatin, Mardani anggota DPRD kabupaten Sambas angkat bicara.
“Saya harap pihak PT LAIK bisa menunjukkan kepedulian dan perhatian pada kondisi jembatan yang menghubungkan dusun dengan lokasi perusahaan mereka,” ucapnya via sambungan WhatsApp.
“Dalam satu hari hilir mudik kendaraan roda dua yang melintas di atas jembatan ini sangat tinggi untuk menuju ke arah Paloh dan Sambas. Karena pengendara motor roda dua ramai yang memilih melewati jembatan rusak ini, maka sudah barang tentu kondisi ini makan korban. Dikabarkan sebuah sepeda motor yang jatuh akibat kurang kuatnya kayu penyangga bawah. Ditambah pondasi serta lantai jembatan yang kian rapuh karena faktor usia dan diterjang banjir. Saya berharap jembatan ini bisa segera diperbaiki, Jangan nanti sudah ada jatuh korban lagi baru mau diperbaiki,” Tukasnya.
“Jika begitu maka sudah sewajarnya jembatan yang menghubungkan dusun Dadau dengan lokasi perusahaan tersebut bisa dibantu dengan dana CSR PT LAIK. Saya minta pihak perusahaan bisa merealisasikan dalam waktu dekat. Dan hal semacam ini merupakan bentuk nyata hubungan baik antara pihak perusahaan dengan masyarakat setempat,” Pungkasnya diakhir pembicaraan.
Penulis : Radiman Lah






