Jawa Timur – BNI.co.id
Dinamika pembangunan ekonomi kerakyatan di Jawa Timur kembali memperoleh energi baru dengan hadirnya Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Garda Wirausaha Indonesia (GWIRA) Provinsi Jawa Timur, sebuah organisasi kemasyarakatan berskala nasional yang berkomitmen pada pendampingan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), serta pengembangan dan penciptaan wirausaha baru di berbagai daerah.
Keberadaan GWIRA Jawa Timur semakin kokoh setelah Surat Keputusan (SK) kepengurusan resmi diterbitkan oleh Dewan Pimpinan Pusat (DPP) GWIRA yang ditandatangani Ketua Umum Ir. Maxmillian Apituley, M.T. bersama Sekretaris Jenderal Lindayani Ritonga, S.E., M.M., sebagai landasan legal pembentukan kepengurusan wilayah di Provinsi Jawa Timur.
Ketua DPW GWIRA Jawa Timur terpilih, Gus H. Hamzah Pujiono, S.Ag., S.M., atau yang akrab disapa Gus Ham, menegaskan bahwa kehadiran GWIRA merupakan langkah strategis untuk memperkuat gerakan ekonomi masyarakat melalui wadah organisasi yang profesional, kolaboratif, dan berorientasi pada pemberdayaan.
“Kami hadir membawa semangat baru dalam membangun ekosistem kewirausahaan yang kuat. GWIRA merupakan organisasi kemasyarakatan berskala nasional yang akan menjadi mitra strategis pemerintah dalam mendorong pertumbuhan UMKM dan menciptakan wirausaha baru di Jawa Timur.
Dalam waktu dekat, kami juga akan segera mendaftarkan organisasi ini ke Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Jawa Timur sebagai bentuk penguatan legalitas organisasi,” ujar Gus Ham, Selasa (30/6/2026).
Menurut pria yang juga menjabat sebagai Ketua DPD FORMADES Jawa Timur tersebut, peran organisasi kemasyarakatan saat ini sangat penting dalam menjawab tantangan ekonomi masyarakat yang tengah menghadapi berbagai tekanan.
Karena itu, GWIRA akan hadir sebagai garda terdepan dalam membangun kolaborasi bersama berbagai elemen, mulai dari komunitas UMKM, pelaku usaha, dunia pendidikan, hingga pemerintah daerah.
“Melalui berbagai program pendampingan, edukasi, pelatihan, dan sosialisasi, GWIRA akan bersinergi dengan seluruh stakeholder yang memiliki visi dalam penguatan sektor UMKM serta peningkatan perekonomian masyarakat secara berkelanjutan,” tegasnya.
Untuk menjalankan roda organisasi, kepengurusan DPW GWIRA Provinsi Jawa Timur Masa Bakti 2026–2031 diperkuat oleh jajaran pengurus yang memiliki kompetensi di bidangnya, yakni Agus Saptono, S.Pd., M.Pd. sebagai Sekretaris dan Purnomo Jiwo Asoka, S.S. sebagai Bendahara.
Gus Ham optimistis, kehadiran GWIRA akan memberikan kontribusi nyata dalam mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah melalui penguatan kapasitas pelaku usaha, pemerataan edukasi kewirausahaan, serta penciptaan peluang usaha baru yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat Jawa Timur.
“Dengan semangat kebersamaan dan kolaborasi, kami ingin menjadikan GWIRA sebagai organisasi yang tidak hanya hadir secara administratif, tetapi benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Kami siap menjadi mitra pemerintah dalam membangun ekonomi kerakyatan yang tangguh, mandiri, dan berdaya saing,” pungkas Gus Ham.





