Sambas-BNI.co.id   

Hari buruh Sedunia 1 Mei 2025 (May Day) telah berlasung Aksi Unjuk Rasa oleh Aliansi Kasbi,Serikat Pekerja Borneo Raya di gelar di depan kantor Pemerintah Daerah Kabupaten Sambas.

Kehadiran para Unjuk Rasa yang di lakukan sejumlah para buruh yang tergabung di Serikat Buruh di sambut oleh sejumlah Anggota DPRD Kabupaten Sambas dan Kepala Disnakertrans Kabupaten Sambas ,diantaranya,Ferdinan Sholihin , Melani Astuti, Mardani,dari Fraksi PDIP, Erwin Johan Fraksi PKB, Sehan A Rahman Fraksi Golkar, dan Uray Heriansyah Kadis Disnakertrans Sambas.

Aksi unjuk rasa berjalan damai,meskipun telah berlansung orasi yang di sampaikan oleh peserta Demo dengan tuntutan para buruh karyawan ,yang mana permasalahan lama hak-hak para karyawan yang belum ada kejelasan tentang status hukum dari Perda Pemerintah Daerah Kabupaten Sambas.

Sebelum Agrinas Palma Nusantara Mengambil alih aset-aset Perusahaan Duta Palma permasalahan hak-,hak karyawan sudah ada,,jadi dari tuntutan unjuk rasa hari ini Pemerintah Daerah Kabupaten Sambas secepatnya nya membuat Perda untuk menentukan nasib para buruh karyawan Perusahaan Agrinas Palma Nusantara agar Perusahaan yang sekarang bisa bertanggung Jawab atas kesalahan kesalahan yang di lakukan perusahaan Duta Palma sebelumnya,kata Pitmansyah salah satu pengurus Aliansi Serikat Buruh Indonesia (KASBI) Kalimat Barat.

Dari unsur pimpinan DPRD Kabupaten Sambas Ferdinan Fraksi PDIP menyambut baik dari permasalahan yang mereka tuntut,dalam penyampaian nya Ferdinan menuturkan.

“Hari saya bersama teman-teman Anggota DPRD Kabupaten Sambas dan Ka Disnakertrans menerima penyampaian aspirasi dari teman-tema KASBI dan Serikat Pekerja Borneo Raya. Ada beberapa hal yang mereka sampaikan menjadi PR lama,dimana aksi yang mereka sampaikan dari perubahan atau talk oper dari Perusahaan Duta Palma ke Perusahaan Agrinas Palma Nusantara,tentu dalam hal ini sebagai Pemerintah Daerah kami menyambut menerima bahkan memberikan solusi bersama,”ucapnya.

“Pemerintah Daerah Kabupaten Sambas kami tentu tetap komitmen bagaimana memberi dukungan pelayanan kepada semua masyarakat di Kabupaten Sambas .Disisi yang lain apa yang mereka sampaikan kami apresiasi positif, tentunya kita tidak ingin investasi yang masuk tapi mejadi beban daerah untuk yang akan datang, selama ini kita terbuka untuk investasi ,tapi investasi yang masuk juga harus memberikan rasa kenyamanan,rasa kesejahteraan seluruh masyarakat Kabupaten Sambas”,cetusnya.

“Maka dari itu pertama kita sama sama mendorong Pemerintah Daerah untuk menyelesaikan masalah ini dengan dukungan semua pihak.Tentunya teman-teman media juga harus hadir bersama,”harap Perdinan.

Yang kedua harus ada tindak lanjut bagaimana agar ada proteksi terhadap pekerja di Kabupaten Sambas,mudah mudahan kedepan ada komunikasi membuat prodak hukum untuk memberikan perlindungan tenaga kerja tentu dengan kondisi dan situasi yang menyesuaikan dengan Kabupaten Sambas.Disi lain alhamdulillah aksi yang di lakukan para peserta demo hari ini berjalan lancar aman damai, walaupun cukup lama dari sebelum jam 15. 00 wiba sampai jam 17.00 wiba,semua penyampaian secara elegan tertib dan teratur,”jelasnya.

Ferdinan juga menyampaikan,terima kasih Bapak Kapolres Sambas beserta seluruh jajaran,terimakasih Dandim Sambas yang sudah memback up membantu kegiatan hari ini bisa berjalan lancar aman dan sukses,dan ini menjadi PR kita bersama kedepan.

Mengenai tudingan terhadap DPRD Kabupaten Sambas kurang gercap masalah hak buruh Kabupaten Sambas,menurut Ferdinan tudingan ini membuat kami berupaya lebih bersemangat,sebenarnya itu bukan tudingan,itu adalah masukan buat kami,saran yang buat kami harus terima,tentu sebagai wakil rakyat kami harus hadi untuk mereka,ini kami melihat sisi positif,ini menjadi pemicu dan pemacu buat kami kedepan,berbuatlah untuk kepentingan bersama itu dulu yang paling penting,”tutur Ferdinan menutup.

Bagikan :