Sambas-BNI.co.id
Dengan viral di pemberitaan beberapa media lokal dan media nasional mengangkat permasalahan Pembangunan Gedung Pukesmas Terigas,lokasi Desa Lumbang Kecamatan Sambas Kabupaten Sambas Kalimantan Barat.
Di mana gedung tersebut baru seumur jagung sudah mengalami kerusakan di beberapa sisi pada flapon,dengan kerusakan tersebut patut diduga gagal kontruksi.
Selang beberapa hari dari viral nya kerusakan pada flapon Gedung Puskesmas Terigas,berbagam komentar publik dengan dugaan pihak pelaksana mengangkangi aturan yang di tetapkan.
Disitulah ada pihak yang tampil untuk memberikan pencerahan ke awak media,namun pihak media tidak mengerti,atas kepentingan apa,kemudian di situlah awak media di suguhi sebuah rilisan naskah dengan bahasa klarifikasi dari perwakilan pelaksana yang di kirim ke pesan whatsapp no 08125483xxx.
Ini isi naskahnya: “Puskesmas Terigas sambas bangunan baru yang beberapa waktu lalu sempat disorot terkait adanya kerusakan pada plafon sehingga menyebabkan kebocoran, langsung ditanggapi oleh pelaksana kegiatan CV Arta Banyu.
“Pihak pelaksana melalui perwakilan di kabupaten sambas mengatakan,” Pelaksana langsung merespon dengan menurunkan tenaga kerja berpengalaman untuk memperbaiki kerusakan plafon yang pecah karena tidak kuat menampung air hujan.
” Setelah mendapat informasi kami langsung menurunkan tenaga kerja untuk memeriksa dan memperbaikinya.
“Setelah diperiksa ditemukan permasalahan nya, ada kebocoran dari talang air bagian depan, sehingga membuat gypsum lembab dan berat, karena keberatan, penggantungnya jadi putus.
“Namun semua ini sudah dapat kita atasi dan sudah kita perbaiki kembali, kebetulan ini juga masih masa pemeliharaan pelaksana yang pasti dipertanggung jawabkan sesuai dengan apa yang telah disepakati.
“Saya selaku perwakilan pihak pelaksana mohon maaf dengan adanya kejadian yang tidak dapat diduga ini, dan terima kasih kepada masyarakat yang telah membantu kelancaran pekerjaan ini semoga bangunan puskesmas ini bermanfaat buat masyarakat.”tutupnya.
Menanggapi sebuah naskah di atas,salah satu rekan media yang tidak mau di sebutkan namanya menuturkan.
“Pernyataan itu sah-sah saja,namun perlu di pertanyakan,karena sebuah tulisan bisa mudah untuk di karang ke sebuah tulisan.
“Kemudian perlu di pertanyakan kalau toh benar itu sebuah statmant dari pihak pelaksana kenapa tidak mau memberikan lansung untuk di wawancara awak media memberikan klarifikasinya dari pihak-terkait”,jelasnya.
“Disini kami menduga ada pihak-pihak yang memanfaatkan untuk menjadikan permasalahan gedung Puskesmas Terigas itu bisa di redam, dengan viral nya beberapa media yang sudah menayangkan dengan permasalah tersebut,” tutup nya dengan nada kesal.





