BNI.com//Lampung Barat-Lampung -Masyarakat Pekon Penyandingan, Bumbon,way Heni dan lain sebagai nya Kecamatan Pesisir Barat,Kabupaten Pesisiran selasa (24/1/2023)
Sangat mengeluhkan dengan di adakan nya penarikan Dana retribusi di lahan parkir atau halaman depan rumah milik pribadi,oleh dinas perhubungan,
Dan nominalnya pun tidak tanggung tanggung yaitu:
dua puluh ribu, dua puluh lima ribu,tiga puluh ribu,lima puluh ribu,dan enam puluh ribu,(20,000,) (25,000,) (30,000,) (50, 000,) (60,000.)
Sadi,Memed,Riyanto Manullang,Fitrah Dan lainnya yang tidak mau disebut kan nama nya,
Slaku masyarakat Pekon Penyandingan yang berada di sisi jalan lintas mereka sangat mengeluh dan merasa keberatan dengan adanya penarikan retribusi oleh pihak Dinas Perhubungan(DISHUB)
Setelah banyak kami tampung aspirasi dari masyarakat dan menurut kami itu sudah cukup,
Lalu kami team investigasi beralih mendatangi balai Pekon namun tidak bertemu lalu kami mendatangi kediaman beliau di rumah nya,setibanya kami di kediaman Bpk Rodial lalu kami bertanya kepada Peratin Rodial slaku Pekon Penyandingan Bengkunat Pesisir Barat lagi-lagi jawaban beliau pun tidak tau dan tidak ada pemberitahuan sebelum nya terlebih dahulu kepada “saya selaku Peratin di sini”
Jawab Bpk Peratin Rodial
Lalu kami pun bergerak menuju ke kantor pusat DISHUB Pesisir di Kabupaten Krui atau pesisir Barat Lampung untuk konfirmasi terkait penarikan retribusi tersebut,
Lalu kami bertanya kepada Bpk Ahmad Hafid Asikin selaku yang mengepalai bidang tersebut(KABID)
Beliau membenarkan terkait penarikan retribusi tersebut itu memang cap dan kwitansi kami sah dan real itu dari Dinas Perhubungan dan ini sudah berjalan dari tahun 2014 kemarin sampai sekarang jawab beliau kemudian yang saya prtanyakan dana nya yang selama ini di alokasikan kemana ?
Namun jawab beliau kalau soal dana nya saya tidak tau di alokasikan atau di pergunaka untuk apa itu bkn ranah saya jawaban beliau kami Dinas Perhubungan hanya di suruh atau di mandatkan seperti itu ya kami laksanakan sesuai Mandat dari atasan kami imbuh beliau,
Dari tahun 2014 di tarik biaya retribusi
20,000 X 120 bulan selama 10 tahun sampai 2023 ini kalkulasi yeng terkecil saja kalau yang 60,000 X 120 bulan X masyarakat banyak di setiap bahu jalan banyak pula duit nya pak kabid ucap saya kepada Bpk kabid Ahmad Hafid Azikin (Anggi saputra/Red-03)






