BNI.com//Sambas – Kalbar – Serikat Pekerja Pejuang Lintas Khatulistiwa (SP Pelikha) Kabupaten Sambas dan Kabupaten Bengkayang bisa bernafas lega, pasalnya buah aksi mogok damai yang mereka gelar tepat satu bulan yang lalu membuahkan hasil. Ini merupakan kabar terkini yang didapat bni.com dari Endi, Kabid HI Disnakertrans Kabupaten Sambas, Rabu (28/6/2023).
Selaku Kabid HI Disnakertrans Kabupaten Sambas, Endi mengucapkan terima kasih dan memberikan apresiasi kepada Kapolres Bengkayang yang sudah mengundang serta Kadis Dinkoptransnaker Kabupaten Bengkayang beserta jajaran yang memfasilitasi berjalanya acara mediasi antara serikat pekerja dengan pihak perusahaan.
“Kami juga sangat berterima kasih kepada Bidang Pengawas Disnakertrans Provinsi, BPJS Tenaga Kerja, BPJS Kesehatan, Ketua DPC SP Pelikha Kabupaten Sambas, DPC Pelikha Kabupaten Bengkayang, pihak manajemen PT. Duta Palma Group serta perwakilan karyawan PT. Duta Palma Group baik dari Kabupaten Sambas maupun dari Kabupaten Bengkayang,” ucapnya.
Endi menjelaskan pada mediasi kali ini sudah ada komitmen dari masing-masing pihak yang berselisih.
Kami atas nama Disnakertrans akan memonitor dan melakukan evaluasi terhadap hasil dari masing-masing komitmen yg sudah dibuat.
“Tidak lupa pula kami ucapkan terima kasih kepada pemerintah daerah Kabupaten Sambas dan DPRD Kabupaten Sambas yang lantang menyuarakan hak para pekerja. Serta tak kalah penting adalah pihak keamanan, APH TNI-Polri wilayah hukum Kabupaten Sambas yang sudah berperan aktif dalam membantu memberi rasa aman kepada kedua belah yang berselih dalam bidang Hubungan Industrial ini,” ujarnya.
“Alhamdulillah acara mediasi yang dilakukan di aula kantor Dinkoptransnaker Kabupaten Bengkayang berjalan alot tapi membuahkan hasil. Akhirnya komitmen perusahaan PT. Duta Palma Group terhadap karyawan dari Kabupaten Sambas dan Bengkayang bisa terealisasi,” pungkas Endi.(RL4H)
Penulis Radiman Lah






