Oleh: Syamhunter
Berdasarkan kalender yang diterbitkan pemerintah, bulan Ramadhan 1447 Hijriah dimulai pada Rabu, 18 Februari 2026 dan berakhir pada Kamis, 19 Maret 2026, dengan total 30 hari puasa.
Namun, beberapa organisasi seperti Muhammadiyah menetapkan awal Ramadhan sedikit berbeda melalui metode hisab, dan jemaah tarekat Naqsabandiyah di beberapa daerah bahkan memulai puasa pada Selasa, 17 Februari 2026.
Pada tanggal 7 Maret 2026 (17 Ramadhan), umat merayakan Nuzulul Quran, saat Al-Qur’an pertama kali diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW.
Makna dan Manfaat
Puasa Ramadhan adalah salah satu rukun Islam yang memiliki makna mendalam. Selain menahan lapar dan haus dari terbit fajar hingga terbenam matahari, puasa juga bertujuan untuk meningkatkan ketakwaan, membersihkan jiwa, dan menanamkan rasa empati serta kepedulian sosial.
Secara kesehatan, penelitian menunjukkan bahwa puasa dapat membantu mengontrol gula darah dan membersihkan racun dalam tubuh. Selama bulan Ramadhan, banyak kegiatan kebaikan seperti pembagian takjil, membersihkan masjid, dan membantu kaum dhuafa yang dilakukan sebagai bentuk implementasi nilai-nilai sosial Islam.
Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah
Penetapan Tanggal
Hari Raya Idul Fitri yang jatuh pada 1 Syawal 1447 Hijriah memiliki perkiraan tanggal yang berbeda antar pihak. Pemerintah melalui sidang isbat yang digelar setelah pemantauan hilal di berbagai titik (termasuk di Unismuh Makassar untuk wilayah Sulawesi Selatan) memperkirakan jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026.
Organisasi Muhammadiyah menetapkannya pada Jumat, 20 Maret 2026, sedangkan jemaah tarekat Naqsabandiyah di Pauh Padang merayakannya lebih awal, pada Kamis, 19 Maret 2026. Meskipun ada perbedaan, semuanya tetap menjunjung tinggi toleransi dan saling menghormati.
Jadwal Libur dan Kebijakan Pemerintah
Pemerintah menetapkan libur nasional Idul Fitri pada 21 dan 22 Maret 2026, ditambah cuti bersama pada 20, 23, dan 24 Maret 2026, sehingga total libur mencapai lima hari. Selain itu, diterapkan kebijakan Work From Anywhere (WFA) pada 16-17 Maret dan 25-27 Maret 2026 untuk mengurangi kepadatan arus mudik dan memudahkan masyarakat mengatur perjalanan. Jadwal libur ini juga berdekatan dengan Hari Raya Nyepi pada 19 Maret 2026, dengan cuti bersama pada 18 Maret 2026, memberikan kesempatan untuk libur panjang.
Makna dan Tradisi
Idul Fitri merupakan momen kemenangan setelah sebulan penuh berpuasa, menandakan kembalinya ke fitrah yang suci. Tradisi utama yang dilakukan adalah salat Idul Fitri berjamaah, khutbah yang menyampaikan pesan tentang keimanan dan silaturahmi, serta saling memaafkan antar sesama. Di Indonesia, setiap daerah memiliki tradisi khas, seperti meugang di Aceh, grebeg syawal di Yogyakarta, dan perang topat di Lombok.
Di Sulawesi Selatan, meskipun belum ada tradisi unik yang secara khusus disebutkan untuk Makassar pada tahun ini, masyarakat umumnya melakukan silaturahmi, menyantap hidangan khas seperti ketupat, opor ayam, dan makanan daerah lainnya, serta berbagi kebaikan dengan sesama.
Perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah tahun 2026 tidak hanya menjadi momen keagamaan, tetapi juga ajang untuk mempererat tali silaturahmi dan memperkuat nilai-nilai kebangsaan yang berdasarkan toleransi dan gotong royong.
Penulis ini adalah Pemimpin Redaksi PT. Bedah Nusantara Indonesia dan PT. Delik Pers Indonesia: Syamsuddin,ST.,CFLE.,C.LA.,CPLA.,C.JI.,C.ILJ





