Oleh Rudi Kurniawan

Anak Anak Ku…….Bagaimana kabar Kalia©n Semuanya sekarang,?
Bpk berharap semoga sehat sehat selalu.
Pesan Bpk, ketika Aku semangkin tua, aku berharap kalian semua memahami dan memiliki kesabaran untukku.

Suatu ketika apabila aku tinggal bersama kalian, aku memecahkan piring di atas meja karena penglihatanku berkurang.
Aku berharap kalian tidak akan memarahiku. Kamis 2 Maret 2023

” Mau tau, orang tua itu sensitif ” Anakku ”
Selalu merasa bersalah saat kalian berteriak. Ketika pendengaranku semangkin berkurang atau memburuk, dan aku tidak bisa mendengar apa yg kalian katakan.

Aku berharap kalian tidak memanggilku ” TULI ” Mohon ulangi ya g kalian katakan atau menulisnya.

Maafkan bpk anakku….
Ketika lututku mulai lemah, aku harap kalian memiliki kesabaran untuk membantuku bangun.

Seperti bagaimana aku selalu membantu kalian saat masih kecil berjalan hingga dewasa.Jadi, aku mohon jangan pernah bosan denganku.

Ketika aku terus mengulangi apa yg ku katakan ” Seperti Kaset yg Rusak ”

” Aku harap kalian terus mendengarkanku aku.Tolong jangan mengejekku atau memakiku, atau bosan mendengarkanku.
Apakah kalian ingat ketika kalian masih kecil dan kalian ingin meminta belikan mainan, balon, dan lainya.

Terkadang kalian selalu mengulanginya apa yang kalian mau dan berulang ulang.
Sampai mendapatkan apa yang kalian inginkan..

Anakku…. Maafkan juga bauku..
Tercium seperti orang yang sudah tua.
Aku mohon jangan memaksaku untuk mandi.

Tubuhku lemah, kerena orang tua mudah sakit ” karena rentan terhadap dingin.
Aku harap, aku tidak terlihat kotor bagi kalian.

Apakah kalian ingat ketika masih kecil,? Aku selalu mengejar ngejar kalian, karena kalian tidak ingin mandi..

” Sekali lagi, aku berharap kalian bisa bersabar denganku, ketika aku selalu rewel.
Ini semua bagian dari menjadi tua ” suatu saat, kalian akan mengerti ketika kalian tua nanti.

Dan jika kalian memiliki waktu luang, aku harap kita bisa berbicara meski untuk beberapa menit saja.

Aku selalu srndiri sepanjang waktu dan tidak memiliki seseorang pun untuk diajak bicara.

Aku tahu kalian sibuk dengan pekerjaan.
Bahkan jika kalian tidak tertarik pada ceritaku, aku mohon berikan aku waktu bersama kalian.

Apakah kalian masih ingat ketika kalian masih kecil,?
Aku selalu mendengarkan apapun yg kalian ceritakan tentang mainan kalian.

” Ketika saatnya TIBA….
Dan aku hanya bisa berbaring, sakit dan sakit. Aku harap kalian memiliki kesabaran untuk merawatku.

Maaf, kalau aku sengaja mengompol (kencing) atau membuat berantakan.
Aku berharap diantara kalian yg bisa mengurusku, memiliki kesabaran untuk merawatku.Selama beberapa saat terakhir hidupku..

Aku mungkin, tidak akan bertahan lebih lama.Ketika waktu kematianku datang, kuharap kalian memegang tanganku dan memberikan ku kekuatan untuk menghadap kematian .

Dan jangan kuatir “Ketika aku bertemu dengan sang pencipta.Aku akan berbisik padanya untuk selalu memberi kalian berkah karena kalian mencintai Ibu dan Ayah kalian Nak, terimakasih atas segala perhatian kalian.

” Maafkan kalau dulu kami sering memukul kalian” Keras kepada kalian.
Tapi kami sangat menyayangi kalian ” dengan penuh kasih sayang ” AyahMu.

Penulis ini adalah Wakil Pemimpin Redaksi Bedah Nusantara Indonesia

Bagikan :