Makassar-BNI.co.id
Momen kebersamaan dan kedamaian menyelimuti Masjid Nurul Muhammad, Jalan Andi Tonro No. 4, Kota Makassar, pada hari raya Idul Fitri 1447 H/2026 M. Pemimpin Redaksi bedahnusantaraindonesia.co.id (BNI.co.id) turut bergabung dalam khidmat ibadah bersama ratusan jamaah yang datang dari berbagai penjuru Kota Makassar dan sekitarnya. Sabtu 21 Maret 2026.
IBADAH BERJAMAAH BERLANGSUNG KHIDMAT
Pelaksanaan salat Idul Fitri dimulai pada pukul 07.00 WITA, dengan persiapan yang matang dari pihak Pengurus Masjid Nurul Muhammad bersama Majelis Taklim Lokal. Sebelum salat dimulai, jamaah yang telah berkumpul secara teratur mengikuti tadarus Al-Qur’an bersama dan mendengarkan arahan tata tertib ibadah.
Salat yang dipimpin oleh Imam Masjid Nurul Muhammad, Kyai M. Yusuf Al-Makassari, berjalan dengan lancar dan penuh khidmat. Suasana kedamaian terasa jelas di setiap langkah ibadah, dengan jamaah yang khusyuk mengikuti gerakan dan bacaan yang dipimpin oleh imam.
KHUTBAH BERFOKUS PADA PERDAMAIAN DAN SILATURAHMI
Setelah selesai melaksanakan salat, khutbah Idul Fitri disampaikan dengan pesan yang mendalam. Khutbah yang mengambil tema “Idul Fitri Sebagai Wadah Mempererat Persaudaraan Umat dan Membangun Negara” menyampaikan tiga poin utama:
Pertama, makna kedamaian dalam Idul Fitri yang mengajak umat untuk saling memaafkan dan menerima maaf sebagai bentuk pembersihan diri setelah menjalankan ibadah puasa selama sebulan penuh. Kedua, pentingnya menjaga dan mempererat silaturahmi antar sesama muslim serta dengan seluruh elemen masyarakat tanpa memandang perbedaan suku, agama, dan golongan. Ketiga, peran aktif umat muslim dalam pembangunan negara dengan mengedepankan nilai-nilai keislaman yang luhur seperti kejujuran, kerja keras, dan gotong royong.
“Idul Fitri bukan hanya hari untuk merayakan kemenangan setelah berpuasa, tetapi juga hari untuk memperbaiki hubungan dengan Tuhan dan sesama manusia,” ujar Kyai M. Yusuf dalam khutbahnya.
SILATURAHMI DAN KEPEDULIAN PASCA IBADAH
Setelah khutbah selesai, Pemimpin Redaksi bedahnusantaraindonesia.co.id melakukan silaturahmi dengan berbagai pihak. Dalam kesempatan tersebut, beliau menyampaikan bahwa kehadiran media dalam kegiatan keagamaan bertujuan untuk mendokumentasikan dan menyebarkan nilai-nilai positif yang terkandung dalam perayaan hari raya.
“Sebagai media yang bekerja sama dengan BNI, kami berkomitmen untuk menyebarkan informasi yang membangun dan memperkuat sinergi antara lembaga, masyarakat, dan dunia keagamaan,” ujar Pemimpin Redaksi.
Tak hanya itu, dalam momen yang penuh kehangatan ini juga dilakukan penyerahan bantuan berupa sembako dan uang tunai kepada 25 keluarga kurang mampu yang terdaftar sebagai jamaah tetap Masjid Nurul Muhammad. Bantuan ini merupakan bentuk kepedulian bersama antara pihak masjid, masyarakat lokal, dan perwakilan media.
MASJID NURUL MUHAMMAD: IKON KEAGAMAAN DI HATI Warga MAKASSAR
Masjid Nurul Muhammad yang berdiri sejak tahun 1987 telah menjadi salah satu ikon keagamaan di Kota Makassar. Arsitektur masjid yang memukau menggabungkan gaya tradisional Bugis-Makassar dengan ornamen Islam yang kaya detail – mulai dari ukiran kayu khas lokal pada pintu dan jendela hingga kaligrafi Al-Qur’an yang menghiasi dinding bagian dalam masjid.
Dengan fasilitas yang lengkap, termasuk ruangan utama sholat yang dapat menampung hingga 500 jamaah, ruangan sholat khusus wanita, perpustakaan agama, dan area parkir yang memadai, masjid ini tidak hanya menjadi tempat ibadah tetapi juga pusat aktivitas kemasyarakatan. Setiap minggu, masjid menyelenggarakan pengajian umum, kelas belajar Al-Qur’an untuk anak-anak dan dewasa, serta pelatihan keterampilan seperti membuat kerajinan tangan bagi masyarakat sekitar.
“Masjid bukan hanya tempat untuk beribadah, tetapi juga rumah bagi seluruh umat untuk berkumpul, belajar, dan saling membantu,” ujar Ketua Pengurus Masjid Nurul Muhammad, H. Abdul Rahman.
HARAPAN UNTUK MASA DEPAN
Pelaksanaan salat Idul Fitri 1447 H di Masjid Nurul Muhammad menjadi bukti bahwa kegiatan keagamaan dapat menjadi wadah untuk memperkuat tali persaudaraan dan solidaritas masyarakat.
Diharapkan momen kebersamaan ini dapat terus terjaga dan menjadi inspirasi bagi seluruh lapisan masyarakat untuk selalu menjunjung tinggi nilai-nilai agama dan kebangsaan.
“Semoga dengan perayaan Idul Fitri kali ini, kita semua dapat menjadi pribadi yang lebih baik dan berkontribusi lebih banyak bagi kemajuan bangsa,” pungkas Pemimpin Redaksi bedahnusantaraindonesia.co.id.





