Gonjang ganjing kehidupan pasti ada suka dan duka, kecewa dan bahagia. Terkadang, manusia hanya perlu mengambil hikmah dari apa yang terjadi, apa yang dialami, untuk kemudian dijadikan sebagai bahan refleksi di masa yang akan datang

Jika sedang berbahagia, maka bergembiralah secukupnya. dan jika sedang bersedih, menangislah secukupnya juga. Karena dibalik kejadian itu pasti terdapat hikmah yang dapat disadari, cepat atau lambat.

“Jangan berduka, apa pun yang hilang darimu akan kembali lagi dalam wujud lain. Janganlah kamu berduka cita, sesungguhnya Allah selalu bersama kita.

Orang yang terkaya adalah orang yang menerima pembagian (taqdir) dari Allah dengan senang hati.” Dan kamu berduka cita, sesungguhnya Allah selalu bersama kita.”

“Jangan menjelaskan tentang dirimu kepada siapa pun, karena yang menyukaimu tidak butuh itu. Dan yang mem “Dunia ini ibarat bayangan. Kalau kau berusaha menangkapnya, ia akan lari.

Berpikirlah positif, tidak peduli seberapa keras kehidupanmu.” kamu merasa lemah dan jangan bersedih, sebab kamu paling tinggi derajatnya jika kamu beriman.

Sesungguhnya pertolongan akan datang bersama kesabaran, “Orang yang terkaya adalah orang yang menerima pembagian (taqdir) dari Allah dengan senang hati.

Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui. Kita adalah makhluk yang suka menyalahkan dari luar, tidak menyadari bahwa masalah biasanya dari dalam.

“Tetapi orang yang bersabar dan memaafkan, sesungguhnya (perbuatan) yang demikian itu termasuk hal-hal yang diutamakan.Syuura

“Hati menjadi resah dan gelisah ketika kita terbiasa berandai-andai dalam menyikapi persoalan hidup. Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya.

Hiduplah sebagaimana semaumu, tetapi ingat, bahwa engkau akan mati. Dan cintailah siapa yang engkau sukai, namun ingat, engkau akan berpisah dengannya.

Dan berbuatlah seperti yang engkau kehendaki, namun ingat, engkau pasti akan menerima balasannya nanti.

“Pemikiran hanya akan menjadi besar dan dapat hidup di antara kita, jika diperjuangkan dengan sebuah pengorbanan yang penuh totalitas.

“Renungkanlah diri anda, masa lalu, masa kini, dan masa depan anda. Karena pengetahuan yang paling berharga adalah pengetahuan tentang dirinya.

Siapa yang berhasil mengenal sifat dirinya, maka dia berpotensi mengenal sifat Tuhannya.

“Setiap perjuangan pasti ada tantangan. Jika tidak berani menghadapi tantangan, jangan berjuang. Namun hidup sendiri pun adalah perjuangan.

“Tuhan memberiku sindrom Parkinson ini untuk menunjukan kalau Aku bukanlah โ€œYang Terhebatโ€. Melainkan hanya Dia (Tuhan).

“Maka sesungguhnya bersama kesulitan itu ada kemudahan. Berpikirlah positif, tidak peduli seberapa keras kehidupanmu.

“Kita adalah makhluk yang suka menyalahkan dari luar, tidak menyadari bahwa masalah biasanya dari dalam.

Dunia ini ibarat bayangan. Kalau kau berusaha menangkapnya, ia akan lari. Tapi kalau kau membelakanginya, ia tak punya pilihan selain mengikutimu. Dan Balas dendam terbaik adalah menjadikan dirimu lebih baik.”

“Janganlah kamu berduka cita, sesungguhnya Allah selalu bersama kita.Jangan berduka, apa pun yang hilang darimu akan kembali lagi dalam wujud lain.

“Boleh jadi kamu membenci sesuatu padahal ia amat baik bagimu, boleh jadi pula kamu menyukai sesuatu padahal ia amat buruk bagimu. Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui.”

“Jangan kamu merasa lemah dan jangan bersedih, sebab kamu paling tinggi derajatnya jika kamu beriman. Dan Jangan bersedih. Sesungguhnya pertolongan akan datang bersama kesabaran.

“Jauhilah dengki, karena dengki memakan amal kebaikan sebagaimana api memakan kayu bakar.”

๐™‹๐™š๐™ฃ๐™ช๐™ก๐™ž๐™จ ๐™–๐™™๐™–๐™ก๐™–๐™ ๐™‹๐™š๐™ข๐™ž๐™ข๐™ฅ๐™ž๐™ฃ ๐™๐™š๐™™๐™–๐™ ๐™จI Bedah Nusantara Indonesia

Bagikan :