BNI.com//Sambas – Kalbar – Gubernur Kalimantan Barat (kalbar) Sutarmidji tiba di Sambas, Kehadiran Gubernur dan rombongan didampingi oleh Bupati dan Forkopimda Sambas dalam rangka meresmikan Rumah Melayu Sambas. Kamis, (18/5/2023).
Peresmian Rumah Melayu Sambas ditandai dengan pembubuhan tanda tangan oleh Sutarmidji dan Satono didepan berbagai elemen masyarakat Kabupaten Sambas yang hadir di acara tersebut.
Selain Gubernur dan Bupati, turut hadir pula dari Kesultanan Alwatzikhoebillah Sambas, YM. Pangeran Ratu Raden Muhammad Tarhan, Sekda Kabupaten Sambas, Fery Madagaskar, Kepala Kejari Sambas, Agita Tri Moer Tjahjanto, Dandim 1208/Sambas , Letkol Inf. Dadang Armada Sari, Kapolres Sambas, AKBP Sugiyatmo.
Dan Ketua MABM Kabupaten Sambas, Misni Safari, anggota DPRD kabupaten Sambas dan Wakil ketua DPRD Provinsi Kalimantan Barat serta tokoh agama tokoh masyarakat lainnya.
Terwujudnya pembangunan Rumah Melayu Sambas yang berdiri gagah saat ini merupakan sebuah jawaban atas penantian dan apa yang diidam-idamkan oleh masyarakat Melayu Kabupaten Sambas selama lebih kurang 24 tahun lamanya.
Saat berbicara didepan hadirin, Satono mengatakan selama 24 tahun masyarakat menantikan dan mengharapkan hadirnya Rumah Melayu, akhirnya pada hari ini harapan itu bisa terpenuhi dan ini merupakan salah satu wujud janji kampanye Satono-Fahrur Rofi saat masih berlaga diajang Pilbup Sambas 2020 silam.
“Hadirnya Rumah Melayu sebagai wadah tempat kita berhimpun dan bermusyawarah. Alhamdulillah pengharapan penantian bertahun-tahun itu bisa diwujudkan hari ini,” ucap Satono didepan hadirin.
Sementara itu Gubernur Kalimantan Barat yang karib disapa Bang Midji mengucapkan selamat kepada seluruh masyarakat Kabupaten Sambas atas terwujudnya Rumah Melayu Sambas yang berdiri megah dan gagah diatas lahan seluas dua hektare dan berada di lokasi strategis yakni dipinggir jalan raya negera.
Demi mempermudah segala kegiatan dan meningkatkan kenyamanan para pengguna, maka bang Midji meminta kepada Pemda Sambas agar bisa melengkapi fasilitas yang ada di Rumah Melayu Sambas seperti pemasangan AC, kipas angin, Sound system dan lain-lain.
“Saya harap tahun ini seluruh fasilitas yang diperlukan bisa diselesaikan secepatnya. Karena Rumah Melayu ini kita siapkan sebagai salah satu destinasi wisata budaya yang bakal ramai dikunjungi oleh masyarakat rumpun Melayu lainnya karena daerah kita adalah daerah perbatasan,” ungkapnya.
“Selanjutnya bangunan ini kita serahkan kepada pengurus MABM Kabupaten Sambas. Mereka itulah nanti yang akan mengaktifkan segala kegiatan di Rumah Melayu Sambas sesuai dengan apa yang telah direncanakan,” pungkasnya.(RL4H)
Penulis Radiman Lah






