Jakarta-BNI.co.id

Upaya memperkuat keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) terus dilakukan Polres Metro Jakarta Pusat melalui pendekatan humanis dan keagamaan.

Salah satunya diwujudkan melalui kegiatan Salat Subuh Keliling bersama Kapolda Metro Jaya Komjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto, S.H., S.I.K., M.Si., di Masjid Al Fataa YAKPI, Jalan Menteng Raya No. 58, Kelurahan Kebon Sirih, Kecamatan Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (29/10/2026) dini hari.

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 04.00 WIB tersebut diikuti jajaran Polres Metro Jakarta Pusat serta sekitar 30 jamaah Salat Subuh.

Turut hadir Wakapolres Metro Jakarta Pusat AKBP Mirzal Maulana, S.I.K., S.H., M.M., M.H., Kasat Binmas AKBP Anggara Sahadewa Wiritanaya, S.H., M.Si., dan sejumlah personel kepolisian.

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol. Dr. Reynold E.P. Hutagalung, S.E., S.I.K., M.Si., M.H., menyampaikan bahwa kegiatan Subuh Keliling menjadi sarana untuk mempererat silaturahmi antara Polri dan masyarakat sekaligus membangun sinergi dalam menjaga keamanan lingkungan.

Menurutnya, terciptanya situasi yang aman dan kondusif membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat, tidak hanya mengandalkan peran kepolisian.

“Keamanan dan ketertiban bukan hanya menjadi tanggung jawab kepolisian, tetapi juga membutuhkan peran aktif seluruh elemen masyarakat. Kami mengajak masyarakat Menteng untuk terus menjaga kerukunan, meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan, serta tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum jelas kebenarannya,” ujar Kapolres.

Ia menegaskan bahwa komunikasi yang baik, sikap saling menghormati, dan kepedulian antarwarga merupakan fondasi penting dalam menciptakan lingkungan yang aman, damai, dan nyaman.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolres juga mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai potensi gangguan kamtibmas, seperti pencurian, peredaran narkoba, aksi tawuran, serta tindakan lain yang dapat mengganggu ketenteraman lingkungan.

Masyarakat diimbau untuk segera melaporkan apabila menemukan aktivitas mencurigakan atau mengetahui adanya potensi gangguan keamanan. Pelaporan dapat disampaikan kepada Bhabinkamtibmas, Polsek setempat, maupun melalui layanan kepolisian 110.

“Apabila mengetahui adanya potensi gangguan keamanan atau aktivitas mencurigakan, segera laporkan kepada Bhabinkamtibmas, Polsek setempat, atau melalui layanan kepolisian 110.

Jangan mengambil tindakan sendiri yang dapat memperkeruh situasi. Mari kita selesaikan setiap persoalan dengan bijak dan mengedepankan musyawarah,” tambahnya.

Imbauan tersebut menjadi bagian dari upaya mendorong masyarakat agar lebih aktif menjaga keamanan lingkungan, sekaligus mengedepankan penyelesaian masalah secara bijaksana dan sesuai ketentuan hukum.

Selain melaksanakan ibadah bersama, kegiatan Subuh Keliling juga dimanfaatkan untuk membangun komunikasi langsung dengan masyarakat. Wakapolres Metro Jakarta Pusat AKBP Mirzal Maulana bersama jajaran bersilaturahmi dengan pengurus Dewan Kemakmuran Masjid (DKM), imam Salat Subuh Ustaz Gufron, serta para jamaah.

Pertemuan tersebut menjadi ruang untuk mempererat hubungan antara kepolisian dan masyarakat sekaligus menyerap aspirasi warga mengenai situasi keamanan dan ketertiban di lingkungan sekitar.

Melalui komunikasi secara langsung, diharapkan berbagai persoalan yang berpotensi mengganggu kamtibmas dapat diketahui lebih dini dan ditangani melalui koordinasi yang baik antara masyarakat dan kepolisian.

Kapolres berharap kegiatan keagamaan yang disertai silaturahmi dan dialog langsung dapat semakin meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap Polri. Kehadiran polisi di tengah masyarakat diharapkan tidak hanya memberikan rasa aman, tetapi juga memperkuat kemitraan dalam menghadapi berbagai tantangan keamanan.

Melalui kegiatan Subuh Keliling, Polres Metro Jakarta Pusat menegaskan komitmennya untuk terus memberikan pelayanan secara humanis, menjalin hubungan harmonis dengan tokoh agama dan tokoh masyarakat, serta mendorong partisipasi aktif warga dalam menjaga ketertiban.

Sinergi antara Polri dan masyarakat diharapkan mampu mewujudkan wilayah Menteng yang aman, damai, dan kondusif, sekaligus menjaga stabilitas keamanan di seluruh wilayah Jakarta Pusat.

Dengan semangat kebersamaan dan kepedulian, menjaga kamtibmas bukan sekadar tugas kepolisian, melainkan tanggung jawab bersama seluruh masyarakat.

Bagikan :