Majalengka-BNI.co.id

Suasana khidmat dan penuh keharuan menyelimuti Sekretariat Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Majalengka dan anggota PERAPI Jawa Barat. Sabtu malam, 19 September 2026, pukul 20.00 WIB.

Pengurus dan anggota PERAPI bersama elemen pers menggelar Istighosah dan Renungan Malam yang dikhususkan untuk mendoakan seluruh saudara, rekan, dan sahabat jurnalis yang saat ini sedang bertugas melakukan peliputan erupsi Gunung Anak Krakatau.

Kegiatan berlangsung dengan penuh kesederhanaan namun bermakna mendalam. Di tengah suasana malam yang tenang, para peserta berkumpul bukan untuk sekadar seremonial, melainkan untuk memohon perlindungan dan keselamatan bagi para rekan jurnalis yang sedang berada di lokasi bencana.

Apresiasi & Keprihatinan untuk Rekan Jurnalis di Garis Terdepan

Dalam kesempatan tersebut, atas nama seluruh Pengurus dan Anggota PERAPI, disampaikan rasa turut berduka sekaligus penghormatan setinggi-tingginya kepada seluruh insan pers yang sedang bertugas.

Para jurnalis yang berada di lokasi erupsi Gunung Anak Krakatau bekerja di tengah risiko dan ketidakpastian, demi menyampaikan informasi akurat dan terkini kepada masyarakat luas.

Kehadiran mereka di garis depan bencana bukan sekadar tugas, melainkan bentuk pengabdian dan tanggung jawab profesi yang patut dihargai.

“Kami menyadari betul beratnya tugas yang sedang diemban saudara-saudara kita. Di tengah bahaya dan ketidakpastian alam, kalian tetap berdiri untuk menyampaikan kebenaran. Doa kami menyertai setiap langkah kalian di sana.”  Pernyataan Pengurus & Anggota PERAPI

Melalui Istighosah dan Renungan Malam ini, seluruh peserta memanjatkan doa bersama:

–  Semoga seluruh jurnalis yang sedang meliput senantiasa diberikan keselamatan dan perlindungan
–  Semoga Allah SWT menjaga mereka dari segala bahaya dan ancaman bencana
– Semoga diberikan kekuatan, kesehatan, dan kemudahan dalam menjalankan tugas

– Semoga dapat kembali berkumpul bersama keluarga dan rekan-rekan dalam keadaan sehat walafiat
– Turut berduka cita atas segala korban bencana, semoga diterima di sisi-Nya

Jurnalisme adalah pelayanan, dan di balik setiap berita yang sampai ke tangan masyarakat, ada pengorbanan dan keberanian para pewarta yang bertugas di garis depan.

Kegiatan Istighosah dan Renungan Malam ini menjadi bukti bahwa meskipun berjauhan, ikatan persaudaraan sesama insan pers tetap terjalin erat — saling mendoakan, saling menguatkan, dan saling menjaga.

Semoga doa tulus dari Majalengka ini sampai dan menyertai seluruh rekan jurnalis yang sedang bertugas di lokasi erupsi Gunung Anak Krakatau. Tetap semangat, tetap waspada, dan semoga selalu dalam lindungan-Nya.

Kami turut berduka cita, dan kami selalu mendoakan kalian.

Bagikan :