Luwu Utara-BNI.co.id
Wakil Ketua I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Luwu Utara (Lutra), Karemuddin, menegaskan bahwa perjuangan pemekaran Provinsi Luwu Raya tidak boleh redup.
Hal tersebut disampaikannya dalam acara buka puasa bersama yang diikuti rangkaian kegiatan tausiyah agama, Minggu (15/03/2026) di kediamannya di Desa Cendana Putih, Kecamatan Mappedeceng.
“Acara buka puasa bersama ini kita laksanakan dengan harapan ikatan silaturahmi antar semua elemen masyarakat terus terjalin dengan nuansa hangatnya kebersamaan,” ujarnya.
Menurut Karemuddin, hak untuk merasakan kesejahteraan yang merata tidak boleh luput dari perhatian semua pihak.
Ia menegaskan perlunya upaya bersama untuk mewujudkannya melalui pemekaran provinsi di wilayah tersebut.
“Kita harus berupaya agar dapat terwujud dengan mekarnya sebuah provinsi di tanah kita sendiri,” sambungnya.
Karim – sapaan akrabnya – mengatakan bahwa seluruh masyarakat Luwu memiliki tanggung jawab yang sama untuk terus menyuarakan pemekaran Provinsi Luwu Raya.
“Provinsi Luwu Raya ini adalah harga mati. Jangan pernah surutkan semangat perjuangan,” pungkasnya.
Kegiatan tausiyah yang digelar sambil menunggu waktu buka puasa berjalan dalam suasana hikmat dan kebersamaan.
Acara dihadiri oleh Wakil Bupati Luwu Utara Jumail Mappile, jajaran Anggota DPRD Luwu Utara, beberapa Kepala Desa beserta aparatnya, masyarakat se-Kecamatan Mappedeceng, tamu undangan lainnya, dan diakhiri dengan doa bersama.





