BNI.com//Sambas – Kalbar –Pelantikan secara resmi pengurus Dewan Koordinasi Cabang (DKC) Garda Bangsa kabupaten Sambas periode 2023-2028 dilakukan langsung oleh Ketua DPW PKB Kalbar yang didampingi oleh Ketua Dewan Koordinasi Wilayah (DKW) Garda Bangsa Kalimantan Barat, Reynaldi Saputra, S.Sos., pada Ahad (12/2/2023) pukul 10:30 WIB di halaman sekretariat DPC PKB Sambas, jalan Kampung Dagang Timur Desa Lubuk Dagang, Sambas.

Reynaldi Saputra tampak sangat bersemangat sekali melihat acara pelantikan ini bisa berjalan dengan meriah, lancar dan sukses. Di sela-sela kesibukannya melakukan komunikasi dengan para kader Garda Bangsa Sambas tiba-tiba banyak rombongan Mak-mak dari Perempuan Bangsa yang mengajak diri untuk sekedar berswafoto maupun minta difoto oleh orang lain.

Pria tampan 28 tahun yang berpenampilan menarik, ramah, tidak tinggi hati dan berstatus sebagai anggota DPRD Kabupaten Kubu Raya dari PKB ini selalu menebar senyum kepada siapapun yang dijumpai nya. Menyapa orang lebih dulu sembari menganjurkan tangan ke muka alias bersalaman. Saat awak media BNI.com diberi kesempatan untuk melakukan wawancara, Reynaldi menunjukkan sikap hormat kepada para wartawan.

“Pertama dalam kesempatan ini saya ucapkan kepada seluruh teman-teman wartawan yang ada di Indonesia, Kalbar khususnya selamat menyambut Hari Pers Nasional dan terimakasih atas semua dedikasinya yang telah ikut serta mencerdaskan bangsa ini lewat pemberitaan yang independen, berimbang dan profesional,” Ucapnya sumringah.

“Selanjutnya dengan adanya Garda Bangsa di Sambas ini, harapan saya akan menarik minat anak-anak muda untuk paham dengan politik dan berminat untuk terjun ke dunia politik. Saat ini kontestasi politik kita sangat membutuhkan anak-anak muda yang inovatif dan bisa memberikan ide-ide terbaik untuk PKB, Garda Bangsa serta untuk Indonesia ke depan yang lebih baik,” katanya.

“Dan harapan besar saya titipkan khusus kepada Bang Heroaldi selaku Ketua DKC Garda Bangsa Sambas, semoga amanah, semoga semakin berkembang pesat, semakin maju dan semakin besar. Mari kita buat program-program dimana kita itu disenangi oleh pemuda, seperti bermusik contohnya, ikut serta dalam penggalangan dana yang khusus untuk membantu masyarakat. Memotivasi mereka dengan kegiatan enterpreneur sehingga menarik minat anak-anak muda bergabung ke Garda Bangsa yang merupakan wadah yang bisa mengayomi dan memberikan dampak positif terhadap pemuda yang akan datang” ujarnya.

“Untuk medsos DKW Garda Bangsa Kalbar serasa berjalan lamban dikarenakan masih fokus menyiapkan acara pelantikan DKC Garda Bangsa di tiap kabupaten/kota yang ada di Kalimantan Barat. Sehingga kalau ini sudah rampung mungkin kita akan bergerak di media sosial yang berkelanjutan,” ungkapnya.

“Khusus Perempuan Bangsa Kabupaten Sambas selamat ulang tahun, teruslah bergerak dan saling menghargai sesama kaum perempuan. Semoga perempuan Sambas semakin maju dan bisa melahirkan para politisi hebat,” tandasnya.

Sementara itu Haji Heroaldi Djuhardi Alwi, ST., MT., lelaki gagah yang menerajui DKC Garda Bangsa Sambas ini tampak sangat berbahagia sekali. Pasalnya saat berorasi dihadapkan ratusan kader PKB dia sempat melemparkan pantun yang penuh makna.

“Untuk menjadi hebat harus banyak pengalaman

Niat dan geraknya menjadi satu dalam rasa

Saya ucapkan terimakasih kepada seluruh tamu undangan

Karena sudah menyempatkan waktu hadir di pelantikan Garda Bangsa,”

“Garda Bangsa adalah rumah bagi anak muda untuk menempa diri, meningkatkan kapasitas, kreatifitas dan skill atau keterampilan. Jadikan momentum ini sebagai komitmen untuk melayani dan menfasilitasi anak muda,” imbuhnya.

“Pesan dan kesan saya usai dilantik sebagai ketua DKC Garda Bangsa Sambas tentu akan masuk kesemua lini, dari yang tua sampai kepada yang muda. Jika terjun didalam dunia politik tentu anak muda tidak bisa ditinggalkan apalagi kita abaikan begitu saja. Kita harus bangun persatuan dengan inovasi-inovasi yang merekrut anak muda agar menjadi semakin lebih baik dan semakin kreatif sebagai kader penerus perjuangan daerah yang kita inginkan dimasa depan,” Pungkasnya mengakhiri pembicaraan.

Penulis : Radiman Lah

Bagikan :