Luwu Utara-BNI.co.id
Personel Kepolisian Sektor Bone-Bone melakukan pemeriksaan di tempat kejadian perkara (TKP) setelah ditemukannya jenazah seorang pria berinisial IS (30) di wilayah Desa Bungadidi, Kecamatan Tanalili, Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan.
Kejadian ini terungkap pada Kamis pagi, 4 Juni 2026, sekitar pukul 08.00 WITA.
Jenazah korban pertama kali ditemukan oleh anak kandung dan saudara kandung almarhum saat berada di lokasi kejadian.
Berdasarkan pengamatan awal dan keterangan yang dikumpulkan di lapangan, korban diketahui meninggal dunia akibat tindakan mengakhiri hidupnya sendiri. Diduga kuat, perbuatan ini dipicu oleh tekanan psikis yang selama ini dialami korban.
Kapolsek Bone-Bone, AKP Muhajir, S.Pd., membenarkan adanya peristiwa tersebut saat dikonfirmasi awak media di Pos Pengamanan, Kamis malam.
Ia menjelaskan bahwa hasil pemeriksaan tim di lokasi tidak menemukan tanda-tanda kekerasan fisik dari luar pada tubuh korban.
Hal ini memperkuat kesimpulan sementara bahwa peristiwa ini murni merupakan tindakan yang dilakukan sendiri oleh korban, tanpa keterlibatan pihak lain.
“Berdasarkan hasil olah TKP dan keterangan saksi-saksi, tidak ditemukan tanda kekerasan atau indikasi tindak pidana lain. Peristiwa ini murni tindakan mengakhiri hidup sendiri,” tegas AKP Muhajir.
Dalam proses pengecekan yang dilakukan petugas, juga ditemukan pesan singkat terakhir yang dikirimkan korban kepada anggota keluarga sebelum kejadian terjadi.
Isi pesan tersebut menjadi salah satu bahan pertimbangan pihak kepolisian untuk memahami latar belakang keadaan emosional korban sebelum meninggal dunia.
Sementara itu, keluarga korban telah menyampaikan keinginan untuk tidak melakukan proses otopsi medis terhadap jenazah IS.
Mereka meminta agar jenazah segera diserahkan kembali kepada pihak keluarga untuk diselesaikan proses pemakaman sesuai adat dan keyakinan yang dianut.
Pihak kepolisian menghormati permintaan keluarga tersebut dan segera memproses penyerahan jenazah.
Kasus ini pun ditutup secara administratif dengan kesimpulan meninggal dunia akibat tindakan sendiri, dan tidak ada indikasi kriminal lebih lanjut.
Kejadian ini kembali menjadi pengingat pentingnya perhatian terhadap kesehatan mental dan kondisi psikis seseorang di lingkungan sekitar.
Tekanan hidup yang tidak tertangani dengan baik dikhawatirkan dapat berdampak fatal, sebagaimana yang dialami korban dalam peristiwa ini.






