Maros-BNI.co.id
Warga Desa Sudirman, Kecamatan Tanralili, Kabupaten Maros, digegerkan dengan penemuan mayat seorang pria paruh baya dalam kondisi mengenaskan.
Korban bernama Abd. Haris (50 tahun), yang bekerja sebagai pengemudi (driver) Maxim di kawasan Bandara, tewas menjadi korban pembunuhan sadis pada Minggu (7/6/2026) malam.
Peristiwa berdarah itu diperkirakan terjadi sekitar pukul 19.45 WITA di Jalan Irigasi Yonkes, Desa Sudirman. Tidak lama setelah kejadian, tepatnya pukul 20.00 WITA, warga sekitar menemukan korban sudah tergeletak tak bernyawa di lokasi.
Berdasarkan pengamatan di tempat kejadian perkara (TKP), korban menderita luka sangat parah. Terdapat luka robek besar di leher bagian kanan yang diduga akibat sabetan senjata tajam, serta luka tusuk di bagian pinggang. Cidera tersebut diduga kuat menjadi penyebab langsung kematian korban.
Dari keterangan yang dihimpun, Abd. Haris diketahui baru saja selesai bekerja dan pulang mencari nafkah sebagai pengemudi taksi online di wilayah sekitar Bandara Sultan Hasanuddin.
Namun nasib malang menimpanya saat tiba di kawasan Jalan Irigasi Yonkes, sebuah lokasi yang kondisinya sepi, gelap, dan minim penerangan jalan.
Diduga kuat, di lokasi yang rawan tersebut korban disergap atau terlibat perselisihan yang berujung kekerasan fatal.
Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian masih mendatangi lokasi untuk melakukan olah TKP, mengumpulkan barang bukti, dan memeriksa saksi-saksi guna mengungkap motif serta menangkap pelaku pembunuhan kejam tersebut.
Warga setempat mengaku terkejut dan merasa cemas atas kejadian ini, mengingat korban dikenal sebagai warga yang rajin dan tidak pernah terlibat masalah.
Warga berharap aparat keamanan segera menuntaskan kasus ini agar rasa aman kembali terpulihkan.






