BNI.com//Makassar-SulSel – Keluarga pasien Samsul meminta pihak Rumah Sakit Primaya,terutama pada Dokter Wahyu Sulistio Wibowo, yang menangani agar memberikan alasan pada keluarga pasien Samsul

Setelah menjalani operasi pengangkatan batu empedu terhadap pasien di Rumah Sakit Primaya.kamis (05/07/2023).

Pasien di Operasi pada pukul 07 pagi selesai Oprasi jam 10 pagi, pada Hari itu juga jam 08 malam. Dokter Wahyu Sulistio Wibowo, mengatakan kepada pasien dan pihak keluarga,sudah bisa pulang tidak usah terlalu cengeng,” ujarnya.

Dikarnakan di suruh pulang maka pihak keluarga membawa pulang pasien,sesampai dirumah samsul tiba-tiba mengalami sesak nafas dan perutnya membengkak

Kemudian pihak keluarga pasien membawa kembali ke rumah sakit primaya,setelah itu pasien menunggu lama tidak ada tindakan dari oknum rumah sakit,dengan alasan tidak ada kamar kosong,

Kemudian oknum dari rumah sakit memberikan rujukan ke Rumah Sakit Faisal akan tetapi allah berkehendak lain dan di nyatakan meninggal dunia di ruamh sakit tersebut.

Pihak keluarga mengatakan Rumah Sakit Primaya yang terletak di jalan Urip sumaharjo. pelayanannya yang dianggap tidak maksimal,karna setau kami orang yang sudah di Operasi seharusnya dirawat inap dulu,”imbuhnya.(Lhisna).

Hingga berita ini di Onlinekan tim awak Media belum memferifikasi pihak rumah sakit Primaya.(Tim).

Bagikan :