BNI.com//Subulussalam -Aceh -Acara Sosialisasi Eventarisasi dan Identfikasi Data Fisik dan Yuridis Pengadaan Tanah Pembangunan Perusahaan Listrik Tenaga Air KOMBIH 3.yang rencanakan dibangun meliputi dua daerah yaitu Kabupaten PakPak Barat Sumatera Utara dan Kota Subulussalam Aceh ,di Aula Puskesmas desa Jontor kecamatan Penanggalan Selasa 16/05/2023 .

Dalam acara tersebut turut di hadiri pihak Forkopimda kota Subulussalam yang dipimpin oleh ketua panitia Kakan BPN Kota Subulussalam Yanto Mulyanto .dan juga di hadiri oleh Perwakilan dari pihak PLN KOMBIH 3.dan Kepala kemukiman Penanggalan Haris Muda Bancin juga para undangan puluhan masyarakat Desa Jontor dan sekitar nya .

Pada saat acara sosialisasi tersebut berlangsung tampak pertanyaan yang bertubi – tubi dari pihak masyarakat yang terkena imbas langsung atau pemilik tanah yang akan diganti rugi masih banyak menuai pertanyaan termasuk mengenai Harga NJOP Tanah ,dan Harga Satuan Pohon Tanaman yang terkena imbas didalam lokasi tersebut sampai saat ini belum ada keterbukaan kepada masyarakat sehingga menuai kekecawaan besar dari pihak warga

Sebagaimana yang di sampaikan oleh salah seorang tokoh masyarakat desa jontor H.Ustad Bambang ,bahwa mereka sudah merasa jenuh akibat sering nya mendapat undangan dari pihak panitia namun sampai saat ini belum ada keputusan apa yang kami dapat mengenai tanah kami yang akan kena imbas rencana pembangunan PLTA ini ,untuk itu kami berharap segera lakukan tindak lanjut tahapan ini secara terbuka dan transparan ungkap Bambang saat menyampaikan orasi nya dalam acara tersebut

Juga kekecewaan yang di sampaikan oleh salah seorang ketua Ormas penggiat Anti Korupsi (LAKI ) bahwa setiap acara sosialisasi Perencanaan pembangunan PLTA ini sampai saat sekarang pihak LSM atau pihak Media didaerah ini tidak pernah di undang dalam acara tersebut,sedangkan kami sebagai SOSIAL KONTROL DI daerah ini dan juga sebagai mitra pemerintah dan kami juga harus ikut mendukung pembangunan tapi kenapa kami tidak pernah di libat padahal pembangunan ini adalah program strategis Nasional yang menelan biaya sangat besar dan melibat kan banyak orang ,

Maka dari itu kami minta kepada panitia perencanaan pembangunan PLTA KOMBIH 3ini jangan menganggap LSM sebagai musuh atau alergi kepada LSM dan media Pers agar setiap perkembangan kegiatan tersebut akan di publikasikan ke publik demi memanilisir hal – hal tanggapan negatip dari pihak masyarakat ungkap nya kepada panitia .

Namun pihak panitia menyampaikan bahwa Tahapan Demi Tahapan akan kita lakukan sesuai dengan aturan dan kami akan berkomitmen akan terbuka dan transparan kepada masyarakat demi mencari selusi agar pembangunan PLTA KOMBIH 3.ini tidak ada lagi masalah di belakan hari ungkap Yanto didepan media

,terkait dengan pihak media dan LSM Panitia meminta maaf untuk kedepan akan mengundang para media dan juga LSM saat ada acara resmi nantinya

Hal yang sama di sampaikan salah satu tokoh masyarakat dari desa penanggalan Sahril Tinambunan mengharapkan kepada pemerintah kota Subulussalam juga pemerintahan desa jontor agar lebih bijak dan profesional untuk menyikapi persoalan yang muncul dari masyarakat baik mengenai sengketa lahan maupun persoalan tenaga kerja

Termasuk Pekerjaan yang ada di dalam proyek tersebut agar dapat melibat kan langsung putra daerah termasuk rekrutmen tenaga kerja adalah termasuk salah satu inti persolaan yang harus lebih diproritas kan dari putra daerah agar proyek pekerjaan PLTA ini nanti nya membawa nilai positif terhadap peningkatan ekonomi masyarakat dan juga mengurangi angka pengangguran khusus nya di kota subulussalam ini agar tidak menimbulkan cemburu sosial ditengah tengah masyarakat

Setelah seluruh aspirasi yang disampaikan oleh warga maupun para undang telah terjawab dan di tampung oleh panitia sebagai catatan buat panitia hingga acara berakhir dengan lancar dan aman .

Laporan; AR

Bagikan :