Bungo Jambi – BNI.co.id
Bangunan Kantor Desa Sungai Beringin, Kabupaten Bungo, kondisinya sangat memprihatinkan. Meski pemerintah pusat telah menyalurkan Dana Desa selama bertahun-tahun, wajah kantor desa tersebut tidak mengalami perubahan berarti.
Hingga kini, kantor desa yang seharusnya menjadi pusat pelayanan masyarakat justru tampak tidak terawat, menyerupai rumah tinggal biasa, tanpa ciri khas bangunan kantor pemerintahan. Fasilitas penting seperti WC, ruang pelayanan, serta halaman kantor juga dinilai tidak mencerminkan gedung kantor desa yang semestinya tertata rapi.
“Kantor desa kami ini kumuh, kumal, dan pembangunan desa sangat minim dirasakan oleh warga,” ujar salah satu warga berinisial Har, Sabtu (22/11/2025).
Warga mengaku kecewa dan merasa tidak tahu harus berbuat apa karena kondisi ini sudah berlangsung lama. Mereka berharap ada perubahan nyata demi kemajuan desa.
Situasi semakin rumit setelah Datok Rio (Kepala Desa) resmi mengundurkan diri. Kekosongan jabatan tersebut membuat warga khawatir karena administrasi dan pelayanan desa menjadi terhambat.
Sebelumnya, beberapa bulan lalu masyarakat sempat melakukan aksi demonstrasi ke kantor Rio, menuntut transparansi pengelolaan Dana Desa. Aksi itu berujung pada pengunduran diri Datok Rio secara hormat pada 8 Oktober 2025, yang kemudian telah disetujui dan ditandatangani oleh Bupati Bungo, H. Dedy Putra.
Warga Desa Sungai Beringin sangat berharap Kecamatan Pelepat segera menetapkan Pj. Rio/Kepala Desa Sementara agar roda pemerintahan desa dapat kembali berjalan normal.
Masyarakat juga menegaskan agar pembangunan desa tetap dilanjutkan sebagaimana mestinya demi kesejahteraan warga.






