BNI.com//Buol-SulTeng – Kabupaten Buol Adanya pertandingan bola volly Turnamen Cup desa pekobo kabupaten buol, sesuai aturan meting sejak mulail pertandingan panitia pelaksana dan para manejer meting, pemain transfer yang di perlukan cuma dua,

Tim buser volly menemukan pemain domak glaksy ada tiga pemain trsfer, sesuai aturan meting ketiga pemain volly ditemukan atau megakui dirinya pemain lokal, begitu di cek di capil bawah pemain domak KTP yang di masukan di panitia tidak terdaftar lagi di kabupaten buol, berarti dihitung pemain transfer.

Tim buser volly megacukang sesuai rapat meting, tim buser langsung ke panitia bahwa kami acukang protes sesuai rapat meting, dan di sertai admitrasi panitia.

Kepala Desa Pekobo selaku penanggung jawab dalam turnamen Cup Volly Pekobo diduga membekab tim domak yang sudah melanggar aturan-aturan yang di sepakati oleh para panitia. di buktikan secara tertulis bahwa pemain domak satu orang di anggap pemain transfer bukan pemain lokal.

Manejer tim buser sangat kecewa pada malam itu, tim buser di undang untuk bermain di Desa Pekobo, ahkirnya tim domak ribut untuk mencari para pemain Buser Volly, dan sampai saat ini belum ada keputusan bahwa Domak sudah di gugurkan karna melaggar aturan meeting panitia dan manager, bahwa ketika adanya tim Volly yang di temukan tiga pemain transfer maka panitia akan gugurkan.

Saat ini tim Buser Volly konfirmasi ke penanggung jawab desa Pekobo, tidak ada tanggapan lewat seluler.

Kami minta dari pihak kepolisian yang diduga keras untuk membuat keributan adalah oknum kades pekobo, ketika ribut antara dua tim ini sudah jelas orang oknum kepala desa pekobo.(Red).

Bagikan :