Jakarta-BNI.co.id

Menteri Keuangan Purbaya menemukan Harta Karun atas nama Pemerintah Pusat senilai Rp. 285,6 Triliun. Uang rakyat ini ditemukan dalam bentuk Deposito. Sabtu 29 Nopember 2025.

Dulu sebelumnya pemerintah pusat sering mengeluh tidak punya uang khususnya era Mbak Sri Mulyani jadi Menkeu.

Pemerintah pusat saat itu berkata miskin karena sedang seret, yakin seret, eh ternyata di umpetin guys duitnya. Masa Aloh. Tepuk jidat dah.

Dulu di eranya Mbak Sri Pemerintah butuh Investor Asing. Padahal presiden Prabowo berkali kali mengatakan jangan main main sama uang rakyat. Segala bentuk kelicikan, penipuan dan penggelapan pasti bakal ke endus.

Bayangin kalau selama 20 tahun pemerintah nyimpen duit kayak gitu diakhiri tahun buat bancakan. Kira kira berapa ya kerugian uang negara? Ada yang bisa jawab? Kayaknya udah pola lama nih tiap tahun!!

Jadi, saat ini sedang ada investigasi besar besaran. Duitnya di depositokan. Padahal bunga deposito itu tidak seberapa dibanding bayar hutang, bener ngak?

kenapa menteri kemarin terus mengencangkan ikat pinggang? Hal ini membuat negara Indonesia tidak tumbuh.

Karena dia hanya jaga inflasi (bisa ajah) Dimana jangan-jangan ini adalah sebuah kesengajaan agar ekonomi Indonesia selalu sulit sehingga butuh IMF.

Dan itu memang tujuannya. Itu adalah kejahatan kelas berat atas apa yang dilakukannya. Sadis kali.

Lalu apa yang akan dilakukan oleh Pak Menkyu?

Purbaya akan menginvestasikan senilai 653 triliun dana pemerintah yang mengendap di bank terdiri dari dana pemerintah pusat, 399 triliun, dan pemerintah daerah, 254,4 triliun.

Bayangkan ada tiga pos simpanan.
Diantaranya Giro, sebesar Rp357,4 triliun, tabungan Rp10,4 triliun dan simpanan berjangka Rp285,6 triliun. kas pemerintah pusat maupun daerah yang dikunci di deposito. Coba itu. niatnya diakhir tahun buat bancakan.

“Yang jadi pertanyaan kok ngak disidang dan diadili ya ? Cuma satu kata.” Sakti kali orang ini.

Bagikan :