Makassar – BNI.co.id

Upaya kerukunan antar umat beragama terus dilakukan, dibeberapa Gereja di Makassar terpantau Sejumlah orang berbadan kekar terlihat sedang melakukan kegiatan pengamanan bersama dengan pihak terkait, dengan mengenakan atribut organisasi Legend Kiwal Garuda Hitam (LKGH) mereka tampak berdiri dan memantau keadaan sekitar di sela-sela umat kristiani yang akan menjalankan Hari Raya Natal.

Kerukunan umat beragama identik dengan istilah toleransi. Istilah toleransi menunjukkan pada arti saling memahami, saling mengerti, dan saling membuka diri dalam bingkai persaudaraan.

Bila pemaknaan ini dijadikan pegangan, maka toleransi dan kerukunan adalah sesuatu yang ideal dan didambakan oleh masyarakat manusia.

Dalam konteks ke-Indonesiaa, kerukunan beragama berarti kebersamaan antara umat beragama dengan Pemerintah.

Suksesnya pemerintah dengan menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia hidup damai, rukun dan toleran. Kerukunan umat beragama adalah kondisi dimana antar umat beragama dapat saling menerima, saling menghormati keyakinan masing-masing, saling tolong menolong, dan bekerjasama dalam mencapai tujuan bersama.

Dalam konteks ke-Indonesiaan ini, Ormas Legend Kiwal Garuda Hitam melalui sayap Organisasi Badan Bodyguard merespon hal tersebut dengan bekerjasama dengan Pihak Kantibnas TNI dan Polri turun secara sukarela ke beberapa Gereja di Kota Kakassar dimana Umat Kristen merayakan hari Natal.

Ini merupakan salah satu momen untuk menjalin dan merekatkan hubungan dengan orang lain, juga termasuk umat agama lain ungkap Kolap BBG Chapung saat ditemui awak media di lokasi titik pengamanan.

Senada dengan itu plt. Ketua BBG Amal Zaihal menuturkan pengamanan dari Ormas Legend Kiwal Garuda Hitam Badan Bodyguard anggota yang yang turun membantu TNI dan Polri dibagi menjadi 4 titik dalam waktu yang bersamaan selama dua hari tanggal 24 – 25 Desember.

Lanjut, anggota turun secara sukarela dan akan menjadi agenda tahunan untuk ormas kami demi menjaga kerukunan beragama, kebersamaan dan toleransi antar umat beragama dan tentunya untuk mendukung pemerintah dalam rangka suskesnya pembangunan nasional Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Bagikan :