Bungo – BNI.co.id

Kondisi bangunan Sekolah Dasar (SD) Negeri 31/II yang berada di Dusun Mangun Jayo, Kabupaten Bungo, Provinsi Jambi, sangat memprihatinkan dan membutuhkan perhatian serius dari pemerintah, khususnya Dinas Pendidikan Kabupaten Bungo. Rabu 4 November 2026.

Kunjungan awak media BNI ke sekolah tersebut dilakukan setelah menerima laporan dari masyarakat yang mengeluhkan kondisi bangunan sekolah yang mulai mengalami kerusakan cukup parah dan belum mendapatkan perbaikan secara menyeluruh.

Berdasarkan hasil pantauan di lokasi, sejumlah ruangan kelas terlihat mengalami kerusakan. Kondisi atap yang bocor, dinding bangunan yang retak, serta plafon yang sudah banyak rusak menjadi pemandangan yang mengkhawatirkan.

Kerusakan tersebut tentu dapat mengganggu kenyamanan dan keselamatan para siswa maupun tenaga pendidik saat kegiatan belajar mengajar berlangsung. Bahkan, ketika hujan turun, air dikhawatirkan masuk ke dalam ruang kelas dan dapat merusak buku-buku pelajaran serta perlengkapan sekolah lainnya.

Selain kerusakan bangunan, persoalan fasilitas sanitasi juga menjadi perhatian serius. WC siswa dilaporkan tidak dapat berfungsi sebagaimana mestinya karena tidak tersedianya pasokan air bersih.

Kondisi ini tentu sangat disayangkan, mengingat fasilitas sanitasi yang layak dan ketersediaan air bersih merupakan kebutuhan penting bagi kesehatan dan kenyamanan peserta didik.

Tidak hanya itu, pekarangan sekolah juga terlihat dipenuhi kotoran hewan ternak sapi yang berkeliaran di lingkungan sekolah. Sementara itu, pagar sekolah mengalami kerusakan cukup parah sehingga tidak mampu membatasi hewan ternak masuk ke area pendidikan.

Awak media BNI juga berupaya menemui Kepala Sekolah, Gusmiati, untuk meminta keterangan terkait kondisi tersebut. Namun, saat awak media berkunjung, kepala sekolah yang bersangkutan tidak berada di tempat.

Sejumlah dewan guru sangat berharap agar SD Negeri 31/II Mangun Jayo mendapatkan bantuan rehabilitasi berat melalui program revitalisasi satuan pendidikan tahun 2027.

Mereka berharap pemerintah pusat dan pemerintah daerah dapat segera memberikan perhatian, mengingat kondisi bangunan yang semakin memprihatinkan dan berpotensi mengganggu proses belajar mengajar.

Para guru juga mengkhawatirkan kerusakan plafon dan kebocoran atap yang dapat menyebabkan buku-buku pelajaran serta fasilitas belajar lainnya rusak akibat terkena air hujan.

Oleh sebab itu, rehabilitasi ruang kelas, perbaikan atap dan plafon, pembangunan atau perbaikan WC yang layak, penyediaan air bersih, serta perbaikan pagar sekolah menjadi kebutuhan mendesak yang perlu segera direalisasikan.

Awak media BNI juga meminta pengawas sekolah dan pihak terkait agar segera mengambil langkah darurat untuk menutup bagian pagar yang rusak, sehingga sapi maupun hewan ternak lainnya tidak lagi bebas berkeliaran di lingkungan sekolah.

Menindaklanjuti aspirasi dan keterangan dari dewan guru, awak media BNI menyampaikan persoalan tersebut kepada Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bungo, sebagaimana keterangan yang disampaikan dalam laporan ini.

Pihak Dinas Pendidikan disebut telah berjanji bahwa sekolah tersebut akan didaftarkan sebagai calon penerima bantuan dana revitalisasi tahun 2027 serta akan dilakukan perbaikan secara bertahap.

Harapan besar kini tertuju kepada pemerintah agar rencana tersebut benar-benar dapat direalisasikan, sehingga para siswa SD Negeri 31/II Mangun Jayo bisa belajar di lingkungan sekolah yang aman, nyaman, sehat, dan layak.

Pendidikan merupakan hak setiap anak. Jangan sampai kerusakan fasilitas sekolah menjadi penghambat bagi generasi penerus bangsa dalam menuntut ilmu.

Masyarakat dan para tenaga pendidik berharap pemerintah tidak hanya memberikan janji, tetapi juga segera menghadirkan tindakan nyata demi keselamatan dan masa depan anak-anak di Dusun Mangun Jayo, Kabupaten Bungo.

Bagikan :