Kubu Raya, Kalimantan Barat (BNI.co.id)

Proyek pengaspalan jalan menuju Desa Sungai Ambangah, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya, diduga tidak sesuai dengan spesifikasi teknis dan dilakukan tanpa transparansi yang memadai. Warga sekitar menyatakan bahwa proyek tersebut tidak dilengkapi dengan papan informasi yang biasanya mencantumkan rincian anggaran, waktu pelaksanaan, serta pihak yang bertanggung jawab atas pelaksanaan proyek. Kamis (28/11/24).

Kekhawatiran masyarakat semakin meningkat setelah ditemukan bahwa ketebalan lapisan aspal hanya berkisar antara 1 hingga 2 cm, jauh dari standar ketebalan ideal 4 hingga 5 cm. Salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya menyatakan, “Jalan ini seharusnya memiliki ketebalan yang memadai demi memastikan ketahanan dan keamanan. Kami juga tidak tahu siapa yang bertanggung jawab atas proyek ini karena tidak ada papan proyek yang terpasang.”

Ketiadaan informasi publik serta ketidaksesuaian kualitas pengerjaan memicu dugaan adanya penyimpangan anggaran. Warga mencurigai bahwa proyek ini berpotensi tidak sesuai dengan Rencana Anggaran Biaya (RAB) yang telah ditentukan. Beberapa bagian jalan yang baru selesai diaspal mulai menunjukkan tanda-tanda kerusakan, seperti terkelupasnya lapisan pinggir aspal di beberapa titik dan juga lapisan aspal sangat tipis.

Desakan Warga
Masyarakat mendesak pemerintah dan instansi terkait untuk segera memberikan klarifikasi terkait:

1. Sumber anggaran yang digunakan dalam proyek ini.

2. Pihak pelaksana dan pengawas proyek untuk memastikan akuntabilitas.

3. Kesesuaian teknis dan ketebalan aspal dengan standar yang telah ditetapkan dalam RAB.

Tuntutan Transparansi dan Pengawasan
Warga berharap pemerintah meningkatkan pengawasan terhadap proyek-proyek infrastruktur, Transparansi dan keterbukaan informasi dianggap penting untuk menghindari terjadinya penyimpangan dan memastikan kualitas infrastruktur yang dapat bertahan lama demi kesejahteraan masyarakat.

Bagikan :