BNI.com//Sambas – Kalbar – Seorang pengendara sepeda motor berhenti dipinggir jalan. Ia turun lalu memungut sebatang bendera Hijau bertulis NU yang tumbang melintang dijalan. Kemudian bendera NU itu ia tancapkan kembali ditempat asal. Ahad, (25/6/2023).
Peristiwa ini terjadi beberapa hari yang lalu, sebelum kegiatan konfercab V NU digelar. Adalah Novan Herdiansyah, pria tinggi besar asal kota Pemangkat yang menceritakan hal ini saat bertandang di kantor bni.com Sambas.
“Saya memang bukan anggota ormas NU, tapi saya tidak bisa melihat bendera Hijau bertulis NU dipijak-pijak (terlindas,red) oleh kendaraan yang melintas,” tandas Novan.
Cerita yang hampir sama juga datang dari seorang anak laki-laki bernama Farel. Saat itu hujan dan angin kencang yang melanda Sambas baru reda. Ia dan Bapaknya melanjutkan perjalanan pulang namun terhenti beberapa kali karena melihat bendera Hijau bertulis NU banyak yang condong dan tumbang.
Tak rela bendera NU terlindas oleh kendaraan bermotor, pemilik nama lengkap Farel Achmad Asy-Syambasi yang baru naik Kelas IX SMP ini, berinisiatif menancapkan dan menegakkan kembali tiang bendera NU didalam median jalan.
Saat ditanya kenapa ia mau repot-repot memungut dan menancapkan kembali bendera NU yang condong bahkan banyak yang tumbang, Farel menjawab karena ia ingat apa yang dikatakan Bapaknya tentang NU.
“Bapak bilang NU tak melarang ziarah kubur, Yasinan, tahlilan dan Sholawatan, so saya hanya ingin katakan i love NU,” pungkasnya.(RL4H)
Penulis Radiman Lah






