Luwu Utara-BNI, co.id

Kelompok pemuda di wilayah Rongkong, Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan, menyatakan sikap tegas menolak rencana pengembangan proyek panas bumi di daerah mereka.

Penolakan ini disampaikan dalam bentuk pernyataan sikap yang dikeluarkan pada 1–2 Mei 2026.

Selain menolak, kelompok ini juga mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk bersatu dan terlibat aktif dalam upaya menjaga kelestarian wilayah serta sumber daya alam setempat.

Menurut penanggung jawab kelompok, Yayat, hingga saat ini proses perencanaan proyek dinilai masih kurang transparan.

Selain itu, masyarakat dinilai belum dilibatkan secara menyeluruh dalam setiap tahap pengambilan keputusan.

“Rongkong bukanlah objek eksploitasi, melainkan tanah tempat kami hidup dan bertumbuh.

Oleh sebab itu, kami mengajak seluruh masyarakat, terutama generasi muda, untuk tidak berdiam diri,” ujar Yayat.

Kelompok pemuda khawatir keberadaan proyek tersebut berpotensi menimbulkan dampak serius terhadap kerusakan lingkungan, gangguan ketersediaan sumber air, hingga ancaman terhadap keberlangsungan hidup warga setempat.

Dalam upaya memperkuat aspirasi, mereka menyerukan tiga poin utama aksi bersama, yaitu:

1. Menyatukan gerakan antara pemuda dan warga desa untuk memperkuat posisi tawar dalam menyikapi rencana proyek.

2. Melakukan sosialisasi secara luas melalui diskusi terbuka, pertemuan warga, dan media sosial guna meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai dampak yang mungkin ditimbulkan.

3. Membangun jaringan dukungan dengan berbagai pihak, termasuk mahasiswa, organisasi masyarakat sipil, dan komunitas peduli lingkungan.

“Kami yakin perubahan hanya dapat tercapai jika masyarakat bersatu dan bergerak bersama.

Sosialisasi menjadi langkah awal yang penting untuk membangun kesadaran dan kekuatan kolektif,” tambahnya.

Seruan penolakan ini pun mulai bergulir di sejumlah desa di wilayah Rongkong, salah satunya di Desa Marampa.

Warga setempat menegaskan bahwa pembahasan lokasi rencana proyek di Kanandede berkaitan erat dengan nasib seluruh wilayah Rongkong secara keseluruhan.

Dengan semangat kebersamaan, para pemuda Rongkong menegaskan komitmennya untuk terus melaksanakan berbagai kegiatan edukasi, penyampaian aspirasi, dan aksi damai.

Langkah ini diambil demi menjaga kelestarian lingkungan serta menjamin masa depan yang layak bagi generasi mendatang hingga berita ini diterbitkan.

Bagikan :