BNI.com//Sambas – Kalbar – Dialog Kepemimpinan kemana arah Sejangkung ditahun depan telah digelar oleh Himpunan Mahasiswa Kecamatan Sejangkung (HMKS) tadi malam, Ahad (26/6/2023).
Dalam dialog Kepemimpinan ini menghadirkan tokoh masyarakat Sejangkung, Almizan mantan dosen ekonomi Untan Pontianak dan mantan anggota DPRD Sambas periode 2004-2009. Kontraktor atau Pengusaha muda, Ucuk Budiarto. Slamet pegiat desa dan Kades Sendoyan Juliansyah.
Turut hadir Camat Sejangkung Indra, Polsek Sejangkung diwakili Kanit Bimas Aipda Amirudin, Koramil diwakili oleh Sertu Izwal, Kades sekecamatan Sejangkung, tokoh agama tokoh masyarakat dan para mahasiswa Kecamatan Sejangkung.
Camat Sejangkung, Indra diawal dialog menyebutkan bahwa Sejangkung adalah salah satu Kecamatan tertua di Kabupaten Sambas. Namun dari segi pembangunan jauh tertinggal dari Tekarang dan Semparuk yang merupakan kecamatan yang lebih muda.
Indra berharap ada perhatian lebih dari pemerintah kabupaten, provinsi dan pusat. Kepada anggota dewan yang terpilih nanti, bisa ikut membantu membangun kecamatan Sejangkung. Infrastruktur jalan adalah hal mendesak untuk dibenahi.
Saat moderator melempar pertanyaan kepada narasumber terkait langkah kongkret apa yang bisa ditawarkan untuk mewujudkan pembangunan infrastruktur jalan, pendidikan kesehatan dan ekonomi akhirnya mampu mengurai suasana yang terkesan monoton.
Menurut Almizan hal pertama yang harus dibenahi adalah tata ruang. Sementara persoalan infrastruktur menjadi persoalan pokok yang harus dituntaskan oleh pemerintah. Selanjutnya Dermaga Sejangkung dibenahi baru setelah itu pendidikan, kesehatan dan ekonomi bisa berjalan sesuai harapan.
Sementara menurut Ucuk untuk pendidikan orang tua harus memberi pemahaman kepada anaknya agar tak putus sekolah. Infrastruktur bangun jalan dari Kartiasa hingga Kumpai. Ia berharap dalam pengerjaannya masyarakat dilibatkan agar hasilnya bisa maksimal.
Sedangkan menurut ketua HMKS, Zulfadli Rizki menginginkan adanya perubahan-perubahan yang lebih maju disegala bidang. Ia mengharapkan dukungan masyarakat untuk menyatukan persepsi demi kemajuan kecamatan Sejangkung kedepan.
“Dengan terlaksananya kegiatan dialog Kepemimpinan ini merupakan progres kepada mahasiswa Sejangkung yang ingin mendorong pembangunan dari segala aspek yang saat ini mungkin diranah yang kurang baik,” ucapnya.
Ia menjelaskan bahwa kedepan akan melanjutkan kegiatan seperti ini. Akan dikemas dalam bentuk podcast atau live streaming dan akan disesuai dengan narasumber yang akan hadir.
“Kami lebih cenderung bagaimana bisa terjun langsung kelapangan dan bersentuhan langsung dengan masyarakat. Saya harap masyarakat peka terhadap lingkungan. Apa yang terjadi dilingkungan kita harus diperhatikan agar bisa memberi solusi untuk mengembangkan dan memajukan hal apa yang ada di daerah kita masing-masing,” tutupnya mengakhiri pembicaraan.(RL4H)
Penulis Radiman Lah






